Harga Emas Dunia Naik 4 Persen Sepekan, Konflik Timur Tengah Picu Volatilitas

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Harga emas dunia menutup pekan ini dengan kenaikan sekitar 4,07 persen dan bertahan di atas level USD4.676,08 per troy ons.

Harga Emas Dunia Naik 4 Persen Sepekan, Konflik Timur Tengah Picu Volatilitas. (Foto: Freepik)

IDXChannel – Harga emas dunia menutup pekan ini dengan kenaikan sekitar 4,07 persen dan bertahan di atas level USD4.676,08 per troy ons, mencerminkan permintaan aset safe haven yang masih kuat di tengah konflik geopolitik di Timur Tengah.

Meski demikian, pergerakan logam mulia masih diliputi volatilitas tinggi karena pasar mencoba menemukan keseimbangan baru.

Baca Juga:
Saham BREN hingga 4 Bank Besar Jadi Beban IHSG Sepekan

Analis Kitco menilai emas sempat menghadapi tekanan pada Rabu dan Kamis setelah gagal menembus level resistance USD4.800 per ons.

Pergerakan tersebut menunjukkan emas masih berada dalam tarik-menarik sentimen akibat konflik bersama antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.

Baca Juga:
Trump Klaim AS Dapat Mengambil Minyak di Iran

Sepanjang pekan, emas dan perak sempat menguat karena pelaku pasar berharap konflik dapat segera mereda.

Namun, pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mencoba menenangkan pasar justru direspons hati-hati oleh investor, karena harga minyak kembali menembus USD100 per barel menjelang libur panjang Paskah, mengindikasikan potensi konflik yang lebih panjang.

Baca Juga:
Trump Sebut Jatuhnya Jet AS Tak Akan Pengaruhi Negosiasi dengan Iran: Kita Sedang Berperang

Kepala Analis Pasar di FxPro, Alex Kuptsikevich, mengatakan pernyataan keras terhadap Iran berlawanan dengan klaim sebelumnya bahwa konflik dapat berakhir dalam 2-3 pekan melalui negosiasi. Kondisi ini membuat pasar mulai memperhitungkan skenario perang yang lebih berkepanjangan.

Sementara itu, analis pasar di Solomon Global, Nick Cawley, menilai harga emas masih berada dalam fase pemulihan solid setelah sempat turun di bawah USD4.100 per troy ons pada aksi jual tajam bulan lalu.

Menurut dia, arah pergerakan emas dalam waktu dekat sangat ditentukan oleh perkembangan konflik Iran.

Analis menambahkan, risiko gangguan rantai pasok global dan penguatan dolar AS juga menjadi faktor yang menopang volatilitas pasar emas. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berbagi Kebahagiaan, FWP Polda Metro Jaya Ajak Anak Yatim Rekreasi
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Balon Udara Berpetasan Meledak di Atap Rumah Warga Tulungagung, Polisi Luncurkan Penyelidikan
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Libur Paskah 2026: 352.578 Kendaraan Keluar Jabodetabek, Mayoritas ke Arah Timur
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Long Weekend Paskah, Pengunjung TMII Tembus 10 Ribu hingga Siang Ini
• 3 jam laludetik.com
thumb
Pria di Jakbar Kejang Lalu Meninggal di Atas Genteng, Damkar Bantu Evakuasi
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.