Prabowo Teken Perpres Pembentukan Ditjen Pesantren, Kemenag Matangkan Struktur Organisasi

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Prabowo Teken Perpres Pembentukan Ditjen Pesantren, Kemenag Matangkan Struktur OrganisasiNasional | okezone | Sabtu, 4 April 2026 - 10:19

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto sudah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren. Pembentukan Ditjen ini sebagai upaya untuk memperkuat peran dan dukungan negara terhadap pesantren di Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar mengatakan, saat ini pihaknya mematangkan struktur organisasi dan tata kerja Ditjen Pesantren. Thobib memastikan, proses pematangan ini bertujuan untuk mendalami seluruh kebutuhan dunia pesantren secara komprehensif.

“Kita mencoba mendalami semua kebutuhan pesantren agar tidak ada yang tertinggal. Setidaknya ada tiga fungsi utama yang menjadi fokus, yaitu pendidikan, pemberdayaan, dan dakwah,” kata Thobib dalam keterangannya, dikutip Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga:Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dengan Interkonektivitas Cold Chain

Dalam rancangan yang disusun, Ditjen Pesantren diproyeksikan memiliki lima direktorat strategis. Kelimanya adalah Direktorat Pendidikan Muadalah, Diniyah Formal, dan Kajian Kitab Kuning; Direktorat Pendidikan Ma’had Aly; Direktorat Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an; Direktorat Pemberdayaan Pesantren; serta Direktorat Pengembangan Dakwah Pesantren. Setiap unit disebut dirancang saling melengkapi dengan dasar kebutuhan riil di lapangan.

Thobib menilai pesantren memiliki potensi besar sebagai sumber daya nasional, baik dari sisi pendidikan, ekonomi, pemberdayaan, maupun dakwah. Salah satu contoh yang disoroti adalah program Beasiswa Santri Berprestasi yang dinilai telah melahirkan lulusan pesantren yang mampu bersaing di perguruan tinggi umum.

Namun, Thobib menyebutkan masih terdapat pesantren yang menghadapi keterbatasan sarana dan sumber daya, meskipun tetap berjalan berkat komitmen dan keikhlasan pengelolanya. 

“Dengan adanya Ditjen Pesantren, diharapkan simpul-simpul pesantren dapat semakin bergerak dan mendapat dukungan lebih baik, termasuk dalam hal sarana prasarana, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan dakwah,” ujarnya.

Pembentukan Ditjen Pesantren  yang semula setingkat eselon 2 menjadi eselon 1 adalah cermin komitmen negara dalam memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan dan komunitas yang berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Baca Juga:Denpom Periksa Oknum Prajurit TNI Todongkan Pistol ke Pengendara di Tangsel

“Semakin besar organisasi, semakin besar pula perhatian yang diberikan, termasuk untuk memastikan pesantren dapat berkembang lebih kuat di masa mendatang,” tuturnya.  

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Pemain Timnas Futsal untuk Piala AFF: Ada Muhammad Albagir
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Gas Bersubsidi di Bogor, Pasutri Ditangkap
• 21 jam laludetik.com
thumb
Terpopuler: Yamaha Gear 2026 Makin Canggih, Mobil Bekas Rp150 Jutaan, Beda BBM RON 92
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP Pejuang Digital ke Wilayah 3T
• 6 jam lalumatamata.com
thumb
Tabel Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Sabtu, 4 April 2026 & Nilai Pajaknya
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.