JAKARTA - Empat pekerja yang sedang mengerjakan proyek di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tewas pada Jumat (3/4/2026). Pekerja lain juga mengalami sesak napas diduga karena menghirup gas beracun.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi menjelaskan, peristiwa bermula ketika mandor meminta pekerja untuk menguras tempat penampungan air bersih atau gelonteng di lantai dasar. Saat proses pembongkaran tutup tangki, pekerja justru terjatuh ke dalam lubang penampungan tersebut.
"Pada saat proses pekerjaan pembongkaran penutup, korban terjatuh dalam lubang gelonteng," kata Nurma dalam keterangannya, dikutip Sabtu (4/4/2026).
Ia menyebut, rekan kerja korban berupaya menolong tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan. Namun, ia justru ikut terjatuh ke dalam lubang tersebut.
"Sempat ditolong oleh rekan kerjanya tapi tidak menggunakan perlengkapan safety. Rekan kerja korban ikut terjatuh ke dalam gelonteng," sambungnya.
Mengetahui kejadian tersebut, mandor lantas meminta pekerja lain untuk mengevakuasi korban yang terjatuh. Saat proses evakuasi, pekerja lain merasakan hawa panas di sekitar gelonteng.
"Kemudian mandor meminta tolong saksi untuk mengevakuasi korban yang berada dalam gelonteng. Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan hawa panas dan engab di sekitar gelonteng," ucap dia.




