Perang Israel-AS VS Iran, INDEF: Harga Naik, PHK Mengintai, Daya Beli Tertekan | ROSI

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ekonom Senior INDEF, Aviliani, mengingatkan bahwa dampak perang kali ini bisa jauh lebih luas dibanding konflik sebelumnya seperti Rusia-Ukraina.

Ia menjelaskan, jika sebelumnya dampak utama hanya pada energi dan gandum, kini gangguan bisa menjalar ke berbagai sektor ekonomi global.

Gangguan di jalur strategis seperti Selat Hormuz berpotensi menghambat distribusi barang, termasuk bahan bakar dan bahan baku industri.

Akibatnya, perusahaan bisa mengalami kesulitan pasokan dan terpaksa menurunkan produksi.

Dampak lanjutan dari kondisi ini adalah tekanan terhadap daya beli masyarakat. Di sisi lain, kenaikan harga juga tidak hanya terjadi pada BBM, tetapi merembet ke berbagai kebutuhan lain.

Aviliani juga menegaskan, masyarakat tidak boleh terlena dengan kebijakan subsidi. Sebab, ancaman juga datang dari sektor pangan, mengingat Indonesia masih bergantung pada impor.

Selain itu, sektor industri, terutama makanan dan minuman, juga berisiko terdampak akibat terganggunya pasokan bahan baku.

Aviliani mengingatkan pentingnya kesadaran publik agar meningkatkan kewaspadaan dalam situasi ini. 

Meski demikian, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan panic buying. Kunci utama adalah tetap tenang, namun mulai mengatur pengeluaran secara bijak.

 

Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/9DI00APczvU  

 

#iran #USA #indonesia 

Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini

Sumber : Kompas TV

Tag
  • perang
  • iran
  • usa
  • israel
  • indonesia
  • ekonomi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bulog Serap Panen Jagung Petani Blora
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Cetak Rekor MURI, Dharma Pertiwi Kumpulkan 13.625 Kantong Darah
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Banding Persis dan Persijap terhadap Sanksi Insiden Kerusuhan Suporter Resmi Ditolak, Ini Sanksi Barunya
• 5 jam lalubola.com
thumb
UB Matangkan Persiapan UTBK 2026 Lewat Uji Coba Nasional
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Tak Sudi Menjual Nama Orang Tua
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.