Aktris Hana Saraswati mengungkap cerita menarik di balik syuting film horor berjudul Aku Harus Mati. Hana mengaku indra keenam atau mata batinnya sempat dibuka demi kepentingan adegan ritual dalam film tersebut.
"Ada satu scene di mana aku dibuka mata batinnya. Memang ritual dilakukan sebenar-benarnya, ternyata beneran terbuka," ungkap Hana Saraswati dalam gala premiere yang digelar di Epicentrum, Jakarta Selatan.
Setelah menjalani ritual tersebut, Hana mulai merasakan berbagai hal aneh. Sensasi mistis itu terus mengikutinya bahkan hingga proses syuting selesai.
"Banyak hal yang aku rasakan setelah syuting film horor ini. Banyak, paling sering bayang di pojok mata, itu paling sering," lanjutnya.
Bagi Hana, kemampuan baru melihat "hal lain" itu bukan sesuatu yang baik. Sebaliknya, hal tersebut sangat mengganggu aktivitasnya.
"Ganggu lah, ganggu, karena aku penakut. Penakut dan sebelumnya tidak sensitif sama sekali," ujar Hana.
Meski begitu, Hana menekankan buka mata batin tersebut bukan dibuat asal. Pihak produksi melibatkan pakar spiritual selama proses syuting agar tetap aman.
"Itu bagian dari syuting kami dan memang untuk syuting film itu selalu ada konsultasi dulu sama yang memang pakarnya. Karena kami enggak mungkin bikin film asal, tanpa ada pakemnya itu apa sih," jelas Hana.
Dalam film produksi Rollink Action ini, Hana berperan sebagai Mala, seorang yatim piatu yang terjebak dalam gaya hidup hedonistik hingga terjerat utang pinjaman online (pinjol).
Mala pulang ke panti asuhan dan secara misterius mata batinnya terbuka, mengungkap rahasia kelam tentang perjanjian iblis dan tumbal nyawa.
Film yang RelevanKarakter Mala merepresentasikan gelapnya ambisi manusia masa kini demi mendapat validasi. Eksekutif Produser Irsan Yapto menjelaskan, film ini ingin mengangkat isu sosial yang sangat relevan dengan realita saat ini.
"Aku Harus Mati adalah horor yang ceritanya dekat dengan kehidupan manusia modern zaman sekarang, fenomena jual jiwa demi harta. Banyak masyarakat sekarang rela mengorbankan diri dan jiwa demi validasi dan harta sampai terlilit utang pinjol, paylater, dan lain-lain," papar Irsan.
Film Aku Harus Mati yang diarahkan oleh sutradara Hestu Saputra ini tidak hanya menjanjikan kengerian visual, tetapi juga pesan moral yang mendalam.
Selain Hana Saraswati, film ini juga dibintangi Amara Sophie sebagai Tiwi, Prasetya Agni sebagai Nugra, dan aktor senior Bambang Paningron sebagai Ki Jago. Aku Harus Mati tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 April 2026.





