Iran Gantung Dua Orang Anggota Organisasi Terlarang MEK

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Iran mengeksekusi mati dua orang yang tergabung dalam kelompok terlarang pada Sabtu (4/4). Oleh pengadilan, mereka terbukti melakukan aksi yang bertujuan menggulingkan pemerintahan.

Keterangan mengenai eksekusi mati tersebut dilaporkan oleh otoritas yudikatif Iran. Mereka menyebut kedua terpidana mati tergabung dalam kelompok People's Mujahedin of Iran (MEK).

Kedua orang itu merupakan bagian dari gelombang kedua eksekusi mati terhadap anggota MEK. Pada awal pekan ini, sebanyak empat anggota MEK lainnya telah lebih dulu dieksekusi mati.

"Abolhassan Montazer dan Vahid Baniamerian digantung setelah diadili dan hukuman mereka ditegakkan oleh Mahkamah Agung," kata situs web Mizan Online milik lembaga peradilan, seperti dikutip dari AFP.

“Kedua orang ini bersalah karena memberontak melalui keterlibatan dalam berbagai aksi terorisme serta menjadi anggota kelompok MEK dan melakukan tindakan sabotase yang bertujuan untuk menggulingkan Republik Islam,” sambungnya.

Belum jelas kapan kedua orang tersebut ditangkap dan diadili hingga berujung pada eksekusi mati.

MEK dulunya merupakan kelompok pendukung Revolusi Islam pada 1979. Namun, mereka kemudian berselisih dengan pemerintah pada periode 1980-an.

Sejak saat itu, MEK diisolasi dan ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Pemerintah Iran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MBG: Program Makan atau Mesin Ekonomi yang Kita Abaikan?
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Jenazah prajurit TNI dipulangkan dari Turki, tiba di Soetta Sabtu sore
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Banjir Skin Sultan! Kode Redeem FF Hari Ini 4 April 2026: Klaim M1887 OPM & Bundle Rampage Varclasher Gratis
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Monchengladbach vs Heidenheim: Kesiapan Tim dan Prediksi Susunan Pemain
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Generasi Muda Diingatkan Mewaspadai Kepentingan Asing
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.