Foto Arsip. Konvoi pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, UNIFIL, di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon, dilihat dari wilayah utara Israel, Jumat (29/11/2024). Sebanyak tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) kembali terluka akibat ledakan di fasilitas PBB di dekat El Adeisse, Lebanon Selatan. (Sumber: AP Photo/Leo Correa)
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL kembali terluka akibat ledakan di fasilitas PBB di dekat El Adeisse, Lebanon Selatan.
Juru Bicara UNIFIL Kandice Ardiel mengatakan ledakan tersebut terjadi pada Jumat (3/4/2026) sore.
"Sore ini, sebuah ledakan di fasilitas PBB di dekat El Adeisse melukai tiga penjaga perdamaian," kata Ardiel pada Jumat.
Baca Juga: Deret Fakta 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan
Menurut Ardiel, dua dari tiga personel asal Indonesia yang terkena ledakan tersebut mengalami luka serius.
Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui penyebab ledakan yang melukai tiga prajurit TNI itu.
"Kami belum mengetahui asal-usul ledakan tersebut," ujarnya dilansir dari Antara.
Terhadap para korban luka, Ardiel berharap mereka dapat segera pulih sepenuhnya.
Ia menambahkan, UNIFIL mengingatkan semua pihak untuk memastikan keselamatan personel penjaga perdamaian dan menghindari aktivitas tempur di sekitar area operasi.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV/Antara.
- Prajurit tni
- 3 prajurit tni terluka
- Ledakan
- Fasilitas pbb lebanon
- Lebanon
- Unifil





