Pertama Kali ke Sumba, Laura Basuki Ketagihan Seafood Hingga Kunjungi Pengrajin Tenun

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Bagi aktris papan atas Laura Basuki, terlibat dalam proyek film bukan sekadar urusan akting di depan kamera, tetapi juga perjalanan menemukan pengalaman baru. Saat menjalani proses syuting film terbarunya yang berjudul Yohanna, Laura berkesempatan menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Meski jadwal syuting tergolong padat, Laura mengaku langsung jatuh cinta dengan segala hal yang ditawarkan oleh pulau yang dijuluki The Forgotten Island tersebut.

Terpikat Kuliner Seafood dan Kain Tenun

Salah satu hal yang paling berkesan bagi peraih trofi Silver Bear ini adalah kekayaan kuliner dan budaya lokal. Selama di Sumba, Laura mengaku sangat menikmati hidangan lautnya yang segar.

"Oh ya, makanan di sana banyak seafood. Jadi di sana kebanyakan cuma ngobrol-ngobrol sama ibu-ibu pas lagi istirahat," kenang Laura Basuki saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/4/2026).

Tak hanya urusan perut, Laura juga menyempatkan diri untuk melihat langsung proses pembuatan kain tenun Sumba yang tersohor. Di sela-sela waktu istirahat syuting, ia mengunjungi para pengrajin lokal untuk berbincang sekaligus berbelanja.

"Aku sempat kayak datang ke ibu-ibu yang bikin kain-kain. Kain-kain Sumba tuh bagus banget, sempat belanja kain juga, sempat ketemu dengan ibu-ibu penenun di sana," tambahnya.

Sebagai seorang publik figur yang akrab dengan visual, Laura memuji keindahan alam Sumba yang luar biasa. Menurutnya, hampir setiap sudut di Sumba memiliki estetika yang tinggi, bahkan tanpa perlu usaha lebih untuk mengabadikannya lewat kamera.

"Bikin ketagihan banget karena mereka bukan cuma pemandangan yang bagus, tapi juga kehangatan orang-orangnya. Kamera asal (jepret) aja semuanya photogenic gitu di sana," kata Laura sambil tersenyum.

Meski harus menghadapi medan ekstrem seperti menyetir mobil pick-up di pinggir jurang demi kebutuhan adegan, rasa lelah Laura terbayar dengan sambutan hangat dari masyarakat setempat. Ia merasa para kru film diterima dengan tangan terbuka sebagai bagian dari keluarga besar warga Sumba.

Ingin Kembali untuk Liburan

Baca Juga: Totalitas Laura Basuki di Film Yohanna, Nyetir Pick-up di Pinggir Jurang Sumba hingga Belajar Gitar

 

Walaupun proses syuting film Yohanna hanya memakan waktu sekitar 10 hari pada April 2022 lalu, durasi tersebut dirasa belum cukup bagi Laura untuk mengeksplorasi seluruh keindahan Sumba. Ia pun menyimpan keinginan untuk kembali lagi ke sana suatu saat nanti, namun kali ini untuk tujuan berlibur.

"Banyak tempat-tempat yang aku belum sempat eksplor, kayak mereka ada air terjunnya, pantainya. Pengen sih one day balik lagi ke sana," tutupnya.

Film Yohanna sendiri merupakan karya sutradara Robby Ertanto yang menceritakan perjalanan seorang biarawati muda (diperankan oleh Laura Basuki) yang harus menghadapi realitas sosial keras di Sumba saat mencari bantuan kemanusiaan yang hilang. Film ini telah mendapatkan apresiasi internasional, salah satunya di Riviera International Film Festival, Italia. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Scuderia Ferrari Manfaatkan Jeda Panjang F1 2026 untuk Dua Uji Coba Penting, Apa Itu?
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Kelelahan Bukan Alasan, Madrid Full Team Lawan Mallorca
• 37 menit lalumedcom.id
thumb
Min Aung Hlaing Resmi Jadi Presiden Myanmar, Terpilih Lewat Voting Parlemen
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ucapkan Selamat Paskah, Menag Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa
• 1 jam laludisway.id
thumb
BRI Super League: Fisik Pemain Malut United Masih 80 Persen Saat Tahan Imbang Arema FC
• 11 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.