Tingkatkan Kualitas Layanan, Komdigi Siap Kolaborasi Pemanfaatan AI ke BPJS Kesehatan

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Komdigi menyebut kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat langsung dijalankan dengan memadukan data, use case, dan talenta yang sudah tersedia.

Tingkatkan Kualitas Layanan, Komdigi Siap Kolaborasi Pemanfaatan AI ke BPJS Kesehatan. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan kesiapan Komdigi untuk membangun kolaborasi pemanfaatan kecerdasan artifisial bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan publik berbasis data.

Menurutnya, kebutuhan pengolahan data dalam skala besar seperti di BPJS Kesehatan tidak lagi dapat mengandalkan pendekatan konvensional.

Baca Juga:
Panggil Google dan Meta, Komdigi Ingin Pastikan Pengelola Platform Digital Patuhi PP TUNAS

“Pengelolaan data dalam skala besar tidak bisa lagi manual. Datanya besar dan bergerak cepat. AI menjadi kebutuhan agar layanan publik bisa lebih cepat dan tepat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (3/4/2026).

Wamen Nezar menjelaskan bahwa Kementerian Komdigi telah menyiapkan ekosistem pengembangan talenta melalui program AI Talent Factory yang dapat langsung digunakan untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Baca Juga:
Telkom Grup (TLKM) dan Komdigi Kolaborasi Jaga Keandalan Jaringan Jelang Idulfitri

“Kami sudah punya AI Talent Factory. Kami siapkan talenta dari kampus-kampus terbaik, kami latih dengan use case nyata, dan didampingi mentor dari industri global,” tuturnya.

Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Indonesia (UI), serta didukung oleh perusahaan teknologi global dan universitas internasional.

Baca Juga:
Sidak ke Kantor Meta, Komdigi Minta Kejelasan Platform Tangani Konten Misinformasi

“Kami bekerja sama dengan Google, Apple, Amazon, juga MIT dan Oxford. Jadi talenta yang dihasilkan siap masuk ke kebutuhan riil di lapangan,” jelas Wamen Nezar Patria.

Wamen Nezar menegaskan bahwa kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat langsung dijalankan dengan memadukan data, use case, dan talenta yang sudah tersedia.

“Kalau BPJS Kesehatan punya use case dan data, kami punya talenta dan ekosistem. Ini bisa langsung kita kerjakan bersama. Tujuannya jelas: layanan ke masyarakat harus lebih cepat, lebih akurat,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Setiaji, menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan mulai mengembangkan berbagai use case AI, tetapi masih menghadapi keterbatasan kapasitas pengembangan.

“Kami sudah mulai membangun chatbot, analisis klaim, dan smart analytics. Tapi memang masih ada gap, terutama dalam pengembangan model dan pemanfaatan data,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sistem yang ada saat ini masih belum mampu memahami kebutuhan pengguna secara utuh.

“Chatbot kami masih sebatas pengganti FAQ. Untuk klaim, juga belum bisa membaca banyak variabel. Ini yang ingin kami tingkatkan agar layanan bisa lebih cepat dan akurat,” jelas Setiaji.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah menargetkan layanan BPJS Kesehatan menjadi lebih responsif, proses klaim lebih cepat, serta pemanfaatan data kesehatan lebih optimal untuk mendukung kebijakan berbasis bukti.

Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mendorong peningkatan kapasitas internal melalui transfer pengetahuan dan pengembangan talenta di dalam organisasi.

(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJPH Susun Pedoman Penyelia Halal untuk Perkuat Implementasi Sistem Jaminan Produk Halal
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Barat Laut Pulau Karatung Sulut
• 4 menit lalukumparan.com
thumb
Pemkot Jaktim prioritaskan kesehatan siswa korban keracunan MBG
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
14 Pemain Timnas Futsal Terpilih di ASEAN Futsal Championship 2026, Ini Daftar Namanya
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Basarnas Pekanbaru Terjunkan Tim Penyelamat Kakek 83 Tahun Hilang di Kebun Sawit
• 20 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.