Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pesan tentang pentingnya perdamaian dunia saat menghadiri acara halal bihalal dan silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta di Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Sabtu, 4 April 2026.
Di hadapan keluarga besar Muhammadiyah, Pramono menyoroti masih terjadinya konflik dan ketegangan di berbagai belahan dunia. Ia menegaskan bahwa perang tidak akan membawa keuntungan bagi pihak mana pun karena dampaknya yang panjang dan merugikan semua pihak.
“Saya yakin kalau ajaran ini benar-benar diterapkan, mudah-mudahan perang tidak berlangsung lama, karena dampaknya terlalu panjang dan tidak ada daerah mana pun yang diuntungkan dari perang,” ujar Pramono dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 April 2026.
Menurutnya, nilai-nilai Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Basyariyah perlu diterapkan secara universal agar perselisihan dan konflik antarnegara dapat dihindari. Ia menilai semangat persaudaraan dan saling memaafkan yang menjadi tradisi di Indonesia dapat menjadi contoh bagi dunia dalam menyelesaikan konflik.
Pramono juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah memandang tradisi halal bihalal sebagai budaya khas Indonesia yang memiliki makna positif karena mengandung nilai silaturahmi dan saling memaafkan. Tradisi tersebut dinilai perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya bangsa.
Dalam kesempatan itu, Pramono turut mengapresiasi Muhammadiyah sebagai pelopor tradisi halal bihalal di Indonesia sejak 1924.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan Jakarta sebagai rumah bagi semua kelompok, golongan, dan agama. Ia berharap kerukunan dan kebersamaan dapat terus terjaga melalui semangat keterbukaan, keadilan, dan saling menghormati.
“Jakarta ini harus menjadi rumah bagi semua kelompok, golongan, agama atau apa pun dan harus diperlakukan secara terbuka dan adil,”tuturnya.
Editor: Redaksi TVRINews





