Sebuah kecelakaan kerja terjadi di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (3/4). Saat ditanyai soal keberadaan gas beracun, polisi menyatakan masih akan menyelidiki dugaan tersebut.
"Saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih di Kantor Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu (4/3).
Saat ini, mereka tengah memintai keterangan dan menginterogasi sejumlah saksi yang ada di lokasi.
"Saksi-saksi diinterogasi yang berada di lokasi sedang dimintai keterangan," tuturnya.
Murodih menyebutkan proyek tersebut merupakan proyek bangunan bertingkat berupa renovasi gedung. Belum diketahui mengenai fungsi dari gedung tersebut.
"Belum bisa, belum bisa kami sampaikan," tanggapan Murodih.
Meski begitu, kata Murodih, polisi telah melakukan olah TKP dan telah memasang garis polisi.
"Langkah-langkah yang telah dilakukan yaitu mengamankan TKP dan memasang garis polisi. Kemudian tim identifikasi melakukan olah TKP di tempat kejadian," ujar Murodih.
Insiden ini terjadi pada pukul 10.00 WIB, saat itu para pekerja sedang membersihkan penampungan air yang berada di lokasi.
"Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat beberapa pekerja menguras penampungan air yang tertutup. Saat penutup dibuka, salah satu pekerja terjatuh ke dalam lubang. Rekan kerja yang mencoba menolong tanpa alat keselamatan kemudian ikut terjatuh," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Jumat (3/4).
Keempat pekerja tersebut masing-masing berinisial YN (32), MW (62), TS (63), dan MF (19). Selain itu, terdapat tiga pekerja lainnya yang menjadi korban mengalami sesak napas yaitu U (41), AJ (37), dan S (63).





