Pantau - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat melakukan pengawasan menyeluruh terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan I 2026 guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan di Simpang Empat, Sabtu (4/4/2026).
Pengawasan Dilakukan di Semua TahapanKomisioner Bawaslu Pasaman Barat Beldia Putra menyatakan pengawasan dilakukan pada seluruh tahapan, termasuk saat rapat pleno rekapitulasi yang digelar pada Kamis (2/4).
"Pengawasan terus kami lakukan pada setiap proses PDPB, termasuk saat rapat pleno rekapitulasi," ungkapnya.
Ia menjelaskan tahapan rekapitulasi menjadi bagian penting untuk memastikan akurasi dan kemutakhiran data pemilih sebagai dasar pemilu yang berkualitas.
Menurutnya, kehadiran Bawaslu dalam rapat pleno merupakan bentuk pengawasan langsung terhadap proses yang dilakukan KPU agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Data Pemilih Capai 326.910 OrangDalam hasil rekapitulasi, jumlah pemilih tercatat sebanyak 326.910 orang yang terdiri dari 163.203 laki-laki dan 163.707 perempuan yang tersebar di 90 nagari dan 11 kecamatan.
Bawaslu menegaskan komitmennya menjaga transparansi, akurasi, dan akuntabilitas dalam proses pemutakhiran data pemilih.
Selain itu, Bawaslu juga meningkatkan sosialisasi kepada pelajar untuk mendorong partisipasi dalam pengawasan pemilu.
"Kami juga memberikan pemahaman terkait politik uang, kampanye hitam, serta pentingnya menjaga netralitas dan integritas dalam proses demokrasi," katanya.
Bawaslu berharap pelajar dapat menjadi bagian dari pengawasan partisipatif guna mendukung terciptanya data pemilih yang akurat dan berkelanjutan.




