Jakarta: Polri menggelar Operasi Ketupat dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026 pada 13-25 Maret 2026. Operasi itu dinilai berhasil menekan angka kecelakaan hingga 30 persen serta mencatat tingkat kepuasan masyarakat mencapai 94 persen.
"Operasi Ketupat tahun ini saya kira sudah telah mengeluarkan instrumen-instrumen yang sangat membantu untuk mengkontruksikan arus mudik berjalan lancar dan selamat," kata Pengamat Perlindungan Konsumen dan Kebijakan Publik Tulus Abadi, saat Audiensi Evaluasi Operasi Ketupat 2026 dikutip Sabtu, 4 April 2026.
Baca Juga :
Libur Paskah, Pusat Kota Bogor Macet Dipadati Wisatawan"Dari survei menunjukan dari 94 persen masyarakat puas dengan operasi ketupat yang ini harus kita jaga dan terus kita tingkatkan," ujar Tulus.
Personel Polri mengatur lalu lintas saat mudik dan balik lebaran. Foto: Dok. Polri
Selain itu, efektivitas rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah atau one way dinilai sangat membantu kelancaran arus mudik dan arus balik lebaran. Bahkan, menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas.
"Tingkat kecelakaan turun hingga mencapai angka 30 persen. Ke depan, direncanakan (one way) menjadi kebijakan permanen sehingga diupgrade petunjuk arah perambuan di jalan tol," ungkap Tulus.
Tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat diharapkan dapat terus dipertahankan. Perjalanan mudik semakin aman dan nyaman.




