Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia, Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa sejumlah atlet panjat tebing Indonesia sempat mendapatkan tawaran untuk berpindah kewarganegaraan dari Turki.
Menurut Yenny, pihak Turki membuka peluang naturalisasi bagi beberapa atlet Indonesia, bahkan jumlah yang diincar bisa mencapai tiga hingga lima orang.
- ANTARA
“Sebanyak-banyaknya kalau mereka mau. Mungkin bisa sampai tiga sampai atlet yang ditawarkan (naturalisasi-red),” ujar Yenny dalam konferensi pers di Bekasi, Jumat.
Meski tawaran tersebut dinilai cukup menarik, mulai dari gaji besar hingga kesempatan tampil di berbagai kejuaraan di Eropa, para atlet Indonesia memilih untuk tetap membela negara.
Yenny menyampaikan apresiasinya atas sikap para atlet yang tetap menjunjung komitmen membela Merah Putih.
“Walaupun dengan tawaran yang sangat menggiurkan, gaji yang tinggi, dan kemudian kesempatan untuk bertanding di kejuaraan-kejuaraan Eropa, mereka tetap lebih bangga kalau berjuang untuk Merah Putih,” katanya.
Saat ini, tim panjat tebing Indonesia tengah berada dalam tren positif dengan regenerasi atlet yang dinilai berjalan baik. Komposisi atlet di pelatnas pun dinilai merata di berbagai nomor, mulai dari speed hingga lead dan boulder.
Dalam waktu dekat, para atlet akan menghadapi ajang kualifikasi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya yang digelar di China pada 9 April mendatang.
Sebanyak 16 atlet akan diturunkan untuk memperebutkan tiket otomatis menuju Asian Games yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang.
(ant/aes)




