Lima: Sedikitnya satu orang tewas dan 47 lainnya terluka akibat runtuhnya tembok di Stadion Alejandro Villanueva, Lima, Peru, pada Jumat malam waktu setempat.
Insiden terjadi saat ribuan penggemar klub Alianza Lima berkumpul dalam acara menjelang pertandingan melawan rival mereka, Universitario, di stadion yang terletak di distrik La Victoria tersebut.
Kementerian Kesehatan Peru menyatakan para korban saat ini tengah menjalani perawatan di sejumlah fasilitas medis.
“Menurut laporan awal, tercatat 60 orang menjadi korban luka yang saat ini sedang dievaluasi dan dirawat. Tiga di antaranya telah dipindahkan ke Rumah Sakit Nasional Arzobispo Loayza,” ujar pernyataan resmi Kementerian Kesehatan Peru melalui platform X, seperti dikutip Miami Herald, Sabtu, 4 April 2026.
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan kepanikan di area tribun, dengan sejumlah penggemar berupaya mengevakuasi korban yang tertimpa reruntuhan.
Sejumlah laporan lokal menyebutkan kemungkinan adanya korban jiwa, namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari otoritas terkait.
Layanan Medis Darurat Bergerak (SAMU) bersama Dinas Pemadam Kebakaran Sukarelawan Peru mengerahkan sedikitnya delapan unit darurat ke lokasi kejadian.
Rumah sakit di sekitar stadion dilaporkan berada dalam kondisi siaga tinggi untuk menangani lonjakan pasien.
Pusat Operasi Darurat Kesehatan (COES Salud) terus memantau situasi, sementara pihak klub Alianza Lima belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab runtuhnya struktur stadion.
Stadion Alejandro Villanueva, yang dibangun pada 1974 dan berkapasitas sekitar 33.000 penonton, merupakan markas utama Alianza Lima di kompetisi Liga 1 Peru.
Baca juga: Ledakan di Kelab Malam Peru Lukai 33 Orang, Lima Korban Terluka Parah




