[Full] Hamid Awaluddin Respons Rusia Siap Turun Tangan Tangani Konflik Iran

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPASTV - Rusia menyatakan kesiapan untuk turun tangan dalam meredakan konflik di Timur Tengah.

Namun, menurut mantan Duta Besar RI untuk Rusia periode 2008–2011, Hamid Awaluddin, langkah tersebut tidak lepas dari kepentingan ekonomi.

Ia menjelaskan, perang yang berlangsung saat ini justru merugikan Rusia.

Karena itu, Hamid menilai Rusia memiliki kepentingan untuk segera menstabilkan situasi.

“Dia memiliki motif untuk menawarkan diri bagaimana dia terlibat menghentikan ini perang. Jadi perspektif itu yang saya lihat bahwa Rusia punya kepentingan untuk menstabilkan kawasan tersebut. Sebab mengalami kerugian ekonomi,” ujar Hamid di Sapa Indonesia Pagi, Sabtu (4/4/2026).

Menurut Hamid, hanya dua pihak yang memiliki kendali untuk menghentikan konflik, yakni Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

“Yang bisa menghentikan perang ini kan hanya dua orang, Netanyahu dengan Trump,” ujarnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Aqshal

#perang #rusia #putin

Baca Juga: Kodim Magelang Siapkan Pemakaman Militer Serka Ichwan, TNI yang Gugur di Lebanon

 

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV

Tag
  • rusia
  • iran
  • trump
  • israel
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Ajak Khamenei Gencatan Senjata, Iran Tolak Mentah-Mentah
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BEI-KSEI Ungkap 9 Saham yang Masuk Kategori Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
20 Negara Jumlah Personel Militer Terbanyak, RI Peringkat Berapa?
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pedang yang Pulang Tanpa Luka
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bulog Targetkan 828 Ribu Ton Beras SPHP
• 9 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.