Banjir terjadi di wilayah Kabupaten Demak yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Tuntang. Akibatnya satu orang inisial AR yang berusia sekitar 8 tahun warga Dukuh Solowire, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, meninggal dunia.
Dilansir detikJateng, korban disebut hanyut terbawa arus banjir saat tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo, jebol pada Jumat (3/4) siang. Anak tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia hari ini.
Pantauan detikJateng, jenazah anak tersebut sudah disucikan dan dibawa oleh sejumlah orang ke tempat permakaman Desa Trimulyo menggunakan keranda sekitar pukul 10.40 WIB.
Komandan Koramil Guntur, Kapten Inf Suyitno menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/4/2026) siang. Korban diketahui merupakan anak perempuan warga Dukuh Solowire, Desa Trimulyo.
"Di Solowire ada satu orang korban anak-anak, kalau tidak salah kurang lebih jam 11.00 WIB, agak siang itu (kejadiannya). (Korban) anak 7-8 tahun. Korban perempuan atas nama Anita Rahmawati," kata Suyitno kepada awak media di lokasi banjir, Sabtu (4/3/2026).
Suyitno menyebut peristiwa bermula ketika anak tersebut sedang bersama orang tuanya sebelum banjir terjadi. Ketika tanggul jebol hingga terjadi banjir, anak itu mengikuti ayahnya yang sedang keluar rumah.
"Kalau penyampaian dari warga, pada saat sebelum banjir, anak itu bersama orang tuanya. Kemudian pada saat banjir bapaknya kan keluar, ternyata anaknya mengikuti. Bapaknya tidak melihat. Jadi pada saat itu memang airnya lagi deras arusnya," ungkap Suyitno.
Baca selengkapnya di sini.
(azh/azh)





