Jakarta (ANTARA) - Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan berencana menambah jam operasional hingga malam hari bagi pengunjung yang ingin olahraga jogging.
"Kita tidak buka untuk melihat satwa di hari biasa, tapi hanya untuk dikhususkan bagi pengunjung yang ingin olahraga jogging," kata Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang di Jakarta, Sabtu.
Kebijakan itu, kata dia, tengah disiapkan menyusul tingginya minat masyarakat untuk berolahraga di kawasan Ragunan.
Menurut Bambang, rencana ini juga didorong oleh meningkatnya tren olahraga di kalangan masyarakat. Sejak dibangun pada 2022, fasilitas jalurjogging di Ragunan mengalami lonjakan pengguna yang signifikan.
Ragunan yang sudah dibuka mulai pukul 06.00 WIB kerap dipadati warga yang berolahraga.
"Kalau kami pantau di lapangan cukup tinggi ya (pengunjung yang olahraga). Karena kita buka lebih awal di pagi hari jam 06.00 WIB pengunjung ramai sekali di tempat jogging itu," kata dia.
Baca juga: Ragunan andalkan tim medis agar satwa tak stres pada jam malam hari
Menurut dia, kondisi lingkungan Ragunan yang asri dengan pepohonan rindang dan udara yang relatif bersih menjadi daya tarik tersendiri dibandingkan lokasi lain di Jakarta.
"Mungkin di Ragunan ini ada plusnya karena ada alam yang bagus, pohon yang rindang, ini plus dibandingkan tempat lain yang mungkin tidak begitu banyak pepohonan," ucapnya.
Oleh karena itu, aktivitas melihat satwa pada malam hari tetap dibatasi hanya pada akhir pekan, yakni Sabtu malam melalui program 'Night at Ragunan Zoo'.
"Terkait masalah rencana Ragunan ya buka untuk malam, rencana bahwa nanti kita akan buka di setiap hari, kecuali hari Jumat," kata Bambang.
Adapun rencana pembukaan malam untuk olahraga kemungkinan akan direalisasikan dalam waktu dekat. Pihaknya masih menunggu penyampaian resmi kepada publik melalui kanal media sosial Ragunan.
"Kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat. Nanti tunggu informasinya secara formal ya dari Ragunan melalui Instagram atau sosial media kami ya, nanti akan disampaikan," kata dia.
Baca juga: Ragunan kini bisa dikunjungi malam hari, segini tarif dan jam bukanya
Baca juga: Ragunan prediksi 30.000 wisatawan berkunjung saat libur Paskah Jumat
"Kita tidak buka untuk melihat satwa di hari biasa, tapi hanya untuk dikhususkan bagi pengunjung yang ingin olahraga jogging," kata Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang di Jakarta, Sabtu.
Kebijakan itu, kata dia, tengah disiapkan menyusul tingginya minat masyarakat untuk berolahraga di kawasan Ragunan.
Menurut Bambang, rencana ini juga didorong oleh meningkatnya tren olahraga di kalangan masyarakat. Sejak dibangun pada 2022, fasilitas jalurjogging di Ragunan mengalami lonjakan pengguna yang signifikan.
Ragunan yang sudah dibuka mulai pukul 06.00 WIB kerap dipadati warga yang berolahraga.
"Kalau kami pantau di lapangan cukup tinggi ya (pengunjung yang olahraga). Karena kita buka lebih awal di pagi hari jam 06.00 WIB pengunjung ramai sekali di tempat jogging itu," kata dia.
Baca juga: Ragunan andalkan tim medis agar satwa tak stres pada jam malam hari
Menurut dia, kondisi lingkungan Ragunan yang asri dengan pepohonan rindang dan udara yang relatif bersih menjadi daya tarik tersendiri dibandingkan lokasi lain di Jakarta.
"Mungkin di Ragunan ini ada plusnya karena ada alam yang bagus, pohon yang rindang, ini plus dibandingkan tempat lain yang mungkin tidak begitu banyak pepohonan," ucapnya.
Oleh karena itu, aktivitas melihat satwa pada malam hari tetap dibatasi hanya pada akhir pekan, yakni Sabtu malam melalui program 'Night at Ragunan Zoo'.
"Terkait masalah rencana Ragunan ya buka untuk malam, rencana bahwa nanti kita akan buka di setiap hari, kecuali hari Jumat," kata Bambang.
Adapun rencana pembukaan malam untuk olahraga kemungkinan akan direalisasikan dalam waktu dekat. Pihaknya masih menunggu penyampaian resmi kepada publik melalui kanal media sosial Ragunan.
"Kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat. Nanti tunggu informasinya secara formal ya dari Ragunan melalui Instagram atau sosial media kami ya, nanti akan disampaikan," kata dia.
Baca juga: Ragunan kini bisa dikunjungi malam hari, segini tarif dan jam bukanya
Baca juga: Ragunan prediksi 30.000 wisatawan berkunjung saat libur Paskah Jumat





