Jakarta: Penegak hukum di Indonesia, diminta menunaikan tugas dengan maksimal. Termasuk, dalam menuntaskan perkara-perkara yang belum selesai.
"Sehingga kepercayaan masyarakat dapat terjaga," kata Pimpinan Majelis Al Barkah Surya Cirebon, KH Muhammad Ilyas Khaelani, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 April 2026.
Hal itu diungkap Ilyas dalam Istighotsah Kubro dan Halal Bihalal Doa untuk Indonesia di Cirebon. Menurut Ilyas, penegakan hukum mesti dikawal seluruh pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto.
“Kami berharap ada upaya yang serius dan terbuka untuk menyelesaikan kasus-kasus yang belum tuntas," kata Ilyas.
Baca Juga :
Otak dan Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Ditangkap, Motif DendamMasyarakat, dikatakan Ilyas, memerlukan penegakan hukum yang mengutamakan transparansi. Terutama, dalam menjelaskan perkara-perkara terkait, ke publik.
"Kalau memang perlu dijelaskan, maka dijelaskan. Kalau perlu ditegakkan, maka ditegakkan. Negara ini memiliki hukum yang harus dijalankan secara adil," kata Ilyas.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya integritas aparat penegak hukum. Sehingga, dapat menjalankan tugas secara profesional dan akuntabel.
Penegakan hukum/Ilustrasi Media Indonesia
“Penegakan hukum yang jujur dan terbuka sangat penting untuk menjaga marwah hukum dan kepercayaan publik,” kata Ilyas.
Kegiatan istighotsah berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan jamaah dari berbagai kalangan masyarakat dan tokoh agama. Mereka memanjatkan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta berharap keadilan dan kebenaran dapat ditegakkan di Indonesia.




