Teheran: Pemerintah Iran menyetujui izin melintas bagi kapal yang membawa bantuan kemanusiaan dan produk-produk esensial melalui Selat Hormuz.
Keputusan tersebut disampaikan melalui surat dari kantor pengembangan perdagangan Kementerian Pertanian Iran, sebagaimana dilaporkan kantor berita semi-resmi Tasnim, Sabtu, 4 April 2026.
Kebijakan ini, yang didukung oleh pemerintah dan angkatan bersenjata Iran, memungkinkan kapal yang mengangkut kebutuhan pokok dan pakan ternak melintasi jalur tersebut dengan mengikuti protokol yang telah ditetapkan.
Setelah keputusan tersebut, asosiasi industri di Iran mulai menginstruksikan perusahaan anggotanya untuk kembali mengirim kapal kargo ke pelabuhan di wilayah selatan Iran menyusul pencabutan pembatasan sebelumnya.
Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan kawasan sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Otoritas Iran melaporkan lebih dari 1.340 orang tewas sejak konflik berlangsung, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran kemudian merespons dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.
Sebelumnya, Iran juga memberlakukan pembatasan terhadap lalu lintas kapal di Selat Hormuz, yang merupakan jalur strategis bagi perdagangan energi global.
Baca juga: Iran Longgarkan Akses, Sejumlah Kapal Asing Mulai Lintasi Selat Hormuz




