Penulis: Iman
TVRINews, Bengkulu
Bencana alam angin puting beliung menerjang Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, pada Sabtu sore, 4 April 2026.
Data sementara mencatat sedikitnya 30 rumah warga mengalami kerusakan, baik kategori rusak berat maupun rusak ringan, yang tersebar di dua dusun. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum seperti tiang listrik juga dilaporkan mengalami kerusakan yang menyebabkan pemadaman listrik total di wilayah tersebut.
Peristiwa ini menyisakan kepanikan dan suasana mencekam bagi warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut di lokasi.
Salah seorang warga, Mardiani, mengungkapkan bahwa sebelum puting beliung terjadi, kondisi cuaca sempat normal dan cerah. Namun, suasana berubah tiba-tiba ketika langit mendadak gelap pekat.
"Awalnya terang, lalu tiba-tiba gelap. Setelah itu angin mulai kencang," ujar Mardiani saat diwawancarai pada Sabtu malam.
Ia menambahkan, setelah angin menguat, terdengar suara gemuruh dari langit yang disusul petir besar dan hujan deras. Tak lama kemudian, pusaran angin puting beliung muncul dan berputar di sekitar permukiman warga.
Angin tersebut pertama kali menghantam satu rumah hingga rusak berat, lalu bergerak berputar-putar dan merusak puluhan rumah lainnya. Kejadian nahas itu berlangsung sekitar 15 menit.
"Kurang lebih 15 menit, suasananya sangat mencekam," tambahnya.
Kepala Desa Sumber Urip, Sri Wahyudi, membenarkan kronologi tersebut. Ia menyebut pusaran angin awalnya terlihat muncul dari arah kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba sebelum turun menuju permukiman warga.
"Awalnya terlihat dari arah atas bukit, kemudian turun ke permukiman warga," ujar Sri Wahyudi.
Hingga saat ini, petugas gabungan bersama warga masih melakukan pembersihan material bangunan serta pendataan lanjutan. Dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini, namun total kerugian material masih dalam proses perhitungan oleh pihak terkait.
Editor: Redaktur TVRINews





