TABLOIDBINTANG.COM - Kehadiran program “Band Academy” di INDOSIAR langsung mendapat perhatian dari vokalis Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari.
Sebagai juri, Tantri tak hanya memberikan dukungan, tapi juga mengungkapkan perasaannya secara jujur soal ajang ini.
Dengan nada hangat pada Konferensi Pers Band Academy di SCTV Tower Senayan Jakarts, Kamis (2/4), Tantri menyinggung perjalanan band yang memang tidak bisa instan dan harus melalui tahapan panjang.
Hal itu pula yang membuatnya sangat mengapresiasi kehadiran “Band Academy”.
“Terima kasih saya untuk INDOSIAR yang berani sekali membuat Band Academy di tengah talent search yang concern-nya bukan band. Ini suatu gebrakan yang berani menurut aku. Kita harus apresiasi luar biasa buat INDOSIAR yang berani,” ujar Tantri.
Bagi Tantri, program ini membawa nostalgia sekaligus harapan. Ia mengingat perjalanan awal bandnya, Kotak, yang lahir dari ajang serupa pada 2005 silam.
"Tahun 2025 saya pernah menjadi bagian dari ajang pencarian bakat untuk anak band, dan tergabung bersama ARES kemudian lanjut dengan Kotak sampai sekarang," ujar istri dari Arda Hatna.
Awal yang Besar
Tak hanya berbicara soal nostalgia, Tantri juga menyoroti pentingnya proses dalam membentuk sebuah band.
Menurutnya, kekuatan band tidak hanya terletak pada penampilan, tetapi juga pada proses panjang yang mereka jalani bersama.
“Ini bukan cuma soal tampil, tapi bagaimana mereka dibentuk, ditempa, dan akhirnya jadi band yang kuat,” jelas Tantri.
"Oleh karenanya, menjadikan kami (Tantri, Pongki Barata, Ariyo Wahab, Anang Hermansyah, dan Chua Kotak) sebagai judges itu adalah orang-orang yang memang insyaallah bisa mencari dan menemukan bakat-bakat baru yang bisa meregenarasi band di Indonesia," tambahnya lagi.
Menutup pernyataannya, Tantri menyampaikan harapan besar terhadap masa depan “Band Academy” dan industri musik band di Indonesia.
“Semoga ini jadi awal yang besar, bukan cuma untuk sekarang, tapi untuk masa depan musik band di Indonesia,” tutupnya.




