Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengecam keras tindakan yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. Pernyataan tersebut disampaikannya melalui unggahan di akun Instagram resminya @prabowo pada Sabtu, 4 April 2026 malam.
"Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa," tutur Prabowo, dikutip Minggu (5/4/2026).
Advertisement
Dalam pernyataannya, Kepala Negara juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya para prajurit yang gugur saat menjalankan misi mulia menjaga perdamaian dunia. Ia menegaskan penolakan terhadap segala bentuk tindakan yang merusak perdamaian, dan menghilangkan nyawa personel yang tengah bertugas di bawah mandat internasional.
Prabowo memastikan negara akan hadir untuk memberikan penghormatan atas jasa para prajurit, menjaga kehormatan mereka, serta memastikan pengorbanan yang telah diberikan tidak dilupakan.
Presiden turut mengajak seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan semangat menjaga perdamaian serta memperkuat persatuan.
"Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa," kata Prabowo.
Adapun tiga prajurit yang gugur dalam tugas tersebut adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon.




