Restorasi Bakau Penting untuk Pemulihan Lingkungan Pesisir

rctiplus.com
12 jam lalu
Cover Berita
Restorasi Bakau Penting untuk Pemulihan Lingkungan PesisirNasional | sindonews | Minggu, 5 April 2026 - 08:22Dengarkan Berita

Restorasi ekosistem mangrove dianggap penting untuk pemulihan lingkungan pesisir. Perusahaan jasa pertambangan nasional PT Andalan Artha Primanusa (ANDALAN) mengumumkan komitmen restorasi ekosistem mangrove selama lima tahun ke depan melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi iklim berbasis di Indonesia Jejakin.

Inisiatif tersebut diyakini menjadi langkah konkret ANDALAN dalam memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pemulihan lingkungan pesisir. Indonesia memiliki sekitar 3,36 juta hektare hutan bakau, terluas di dunia.

Baca juga: 215.200 Tanaman Mangrove Ditanam di 9 Lokasi Pesisir

Namun, kehilangan rata-rata puluhan ribu hektare setiap tahunnya akibat konversi lahan dan abrasi. Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor sumber daya alam, ANDALAN memandang restorasi bakau bukan sekadar inisiatif CSR, melainkan bagian integral dari tanggung jawab operasional perusahaan.

Baca Juga:Kasus Bupati Pati, KPK Temukan Dugaan 'Pengkondisian' Saksi

"Keberlanjutan adalah bagian dari cara kami bertumbuh. Melalui inisiatif ini, kami ingin memastikan bahwa setiap langkah bisnis kami juga memberikan kontribusi nyata terhadap lingkungan," ujar Direktur Operasional ANDALAN Hanny Irawan, Sabtu (4/4/2026).Seluruh proses restorasi akan dipantau menggunakan platform Jejakin yang menggabungkan teknologi AI dan sensor lapangan. Setiap pohon bakau yang ditanam akan dilacak pertumbuhannya secara berkala dengan data yang dapat diakses publik melalui dashboard terbuka.

Pendekatan ini dipastikan bahwa komitmen ANDALAN tidak berhenti di penanaman, tetapi terukur hingga dampak jangka panjang. "Restorasi lingkungan membutuhkan konsistensi dan transparansi. Dengan teknologi, kita bisa memastikan bahwa setiap upaya yang dilakukan benar-benar memberikan dampak terukur," ujar Founder dan CEO Jejakin Arfan Arlanda.

Di luar manfaat ekologis, program tersebut juga dirancang untuk melibatkan masyarakat lokal di wilayah restorasi, mulai dari proses pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan sehingga menciptakan peluang ekonomi langsung bagi komunitas pesisir.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Krisis Energi di Depan Mata, Pemerintah Diminta Pertimbangkan Kurangi Subsidi BBM
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Moskow Kutuk Keras Serangan Baru di Reaktor Nuklir Bushehr Iran yang Memakan Korban Jiwa
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Hoki Indonesia harus kerja keras lawan Thailand demi tiket semifinal
• 47 menit laluantaranews.com
thumb
Mentrans Dorong Pengembangan Kawasan Transmigrasi Lokal di Pandeglang
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat C-130 Milik AS
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.