SPAN-PTKIN 2026 Usung 13 Inovasi, Sistem Seleksi Dijamin Bakal Lebih Transparan

disway.id
12 jam lalu
Cover Berita

​JAARTA, DISWAY.ID – Panitia Nasional Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) resmi memperkenalkan deretan inovasi besar untuk pelaksanaan seleksi tahun 2026. 

Langkah ini diambil guna meningkatkan akuntabilitas, pemerataan akses pendidikan, serta integrasi data nasional yang lebih baik.

​Ketua Panitia SPAN-PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I, menyatakan bahwa transformasi tahun ini fokus pada kolaborasi lintas sektor dan pembaruan metodologi seleksi. 

Salah satu terobosan utamanya adalah sinergi dengan Pusat Mendik (Pusmendik) Kemendikdasmen RI serta integrasi data dengan Sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

BACA JUGA:143.948 Siswa Bersaing Ketat Ikuti PMB-PTKIN 2026, Ini Daftar Kampus Islam Negeri Terbaik dan Paling Diminati

​"Tahun ini kami melakukan penguatan fundamental, mulai dari pembaruan metode verifikasi rapor hingga integrasi data berskala nasional. Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa memiliki peluang yang adil melalui sistem yang transparan," ujar Abd. Aziz yang juga rektor UIN Tulungagung.

​Selain aspek teknis, SPAN-PTKIN 2026 juga memperkenalkan dimensi baru dalam proses seleksi, yakni pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa.

Inovasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran kesiapan psikologis siswa dalam menempuh pendidikan tinggi.

​Penguatan juga dilakukan di level akar rumput dengan melibatkan Guru BK (Bimbingan Konseling) di seluruh Indonesia serta Kantor Wilayah Kementerian Agama untuk memastikan sosialisasi dan pendampingan pendaftaran berjalan optimal.

BACA JUGA:Jadwal Resmi Pengumuman SPAN PTKIN 2026, Begini Cara Cek Hasilnya

​Dari sisi manajerial, Panitia Nasional meluncurkan Dashboard pemantauan real-time untuk memantau data Satuan Pendidikan, jumlah peminat, hingga sebaran di tiap PTKIN.

Sistem penilaian pun mengalami perombakan melalui pembaruan Metode dan Formula Skoring serta Formula Indeks Sekolah yang lebih akurat.

​Menanggapi perubahan besar ini, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam menjaga mutu lulusan PTKIN.

​"Keterlibatan berbagai pihak, Kanwil, Direktorat KSKK, Direktorat Pontren, dan Direktorat PTKI, menunjukkan bahwa seleksi ini adalah kerja kolaboratif untuk menjaring talenta terbaik dari Madrasah, Pesantren, maupun Sekolah Umum. Pembaruan metode seleksi berbasis pemerataan satuan pendidikan akan meminimalisir kesenjangan akses antarwilayah," jelas Sahiron.

BACA JUGA:Dorong Revolusi Digital, PMB PTKIN 2026 Bekali Guru BK Teknologi AI untuk Konseling Siswa

Berikut inovasi SPAN PTKIN Tahun 2026: 
  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Wanita di Sragen Jadi Korban Pembunuhan Pria Beristri, Motif Pelaku Terungkap
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Kronologi Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dianiaya saat Pesta Pernikahan, Polisi Amankan Pelaku
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Maarten Paes Catat Penampilan Terburuk Sejak Direkrut Ajax Amsterdam
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Situasi Memanas, Panglima Perintahkan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Grand Finals Esports FFNS 2026 Spring Digelar di Palembang, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal
• 4 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.