Bea Cukai Fasilitasi Pemulangan Jenazah Prajurit TNI Anggota UNIFIL dengan Layanan Ini

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, KOTA TANGERANG - Bea Cukai memberikan fasilitas pelayanan rush handling dalam proses pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Ketiga jenazah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4) sore dan langsung mendapatkan penanganan cepat guna memastikan proses penghormatan dan pemulangan berjalan lancar.

BACA JUGA: Prajurit Diperintahkan Berlindung di Bunker, Legislator: Keselamatan Jadi Prioritas

“Bea Cukai memastikan seluruh proses kepabeanan terhadap jenazah dilakukan secara cepat, tepat, dan tetap sesuai ketentuan,” kata Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo dalam keterangannya, Minggu (5/4).

Rush handling atau pelayanan segera merupakan fasilitas dari Bea Cukai untuk mempercepat pengeluaran barang impor tertentu yang bersifat mendesak atau sensitif terhadap waktu, salah satunya adalah jenazah.

BACA JUGA: Pasukan Perdamaian Diserang di Lebanon, Pemerintah Tuntut Penyelidikan Menyeluruh

Layanan ini diatur dalam PMK Nomor 26 Tahun 2024 yang memungkinkan barang dapat segera dikeluarkan tanpa menunggu penyampaian dokumen pemberitahuan impor barang (PIB) secara lengkap di awal proses.

Budi menjelaskan mekanisme ini sangat membantu dalam situasi yang membutuhkan kecepatan penanganan, seperti pemulangan jenazah dari luar negeri.

BACA JUGA: Keamanan Pasukan Perdamaian Dipertanyakan, Legislator: Pemerintah Harus Investigasi

Pelayanan rush handling berbeda dengan impor umum.

Dalam skema ini, pemohon cukup menyampaikan permohonan rush handling beserta dokumen pelengkap pabean dan jaminan, sehingga barang dapat segera dikeluarkan.

Bea Cukai juga memastikan apabila terdapat fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI),  ketentuan jaminan dapat disesuaikan.

“Kami memberikan fleksibilitas sesuai regulasi, sehingga proses dapat berjalan cepat tanpa mengabaikan aspek kepatuhan,” tambah Budi.

Kelancaran proses ini merupakan hasil sinergi yang baik antarinstansi.

Koordinasi yang solid antara Bea Cukai, TNI, dan seluruh pihak terkait menjadi kunci dalam memastikan pemulangan jenazah berjalan dengan lancar, cepat, dan penuh penghormatan.

Setelah proses penyemayaman dan pelepasan jenazah yang langsung dihadiri Presiden Prabowo Subianto, pada pukul 19.30 WIB, jenazah diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing menggunakan pesawat TNI AU.

Bea Cukai turut memastikan proses keberangkatan berjalan tanpa hambatan melalui pelayanan dan pengawasan yang optimal.

Mengakhiri pernyataannya, Budi menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya para prajurit TNI.

“Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ucap Budi. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prabowo Peluk dan Cium Putra Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekomendasi Wisata di Labuan Bajo yang Wajib Masuk Wishlist
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Soal Konflik Timur Tengah, Pramono Tekankan Pentingnya Ukhuwah Islamiah
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Tangerang, 2 Orang Ditangkap
• 19 jam laludetik.com
thumb
Israel Hancurkan 17 Kamera Pengawas Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
BNPB Salurkan Logistik dan Trauma Healing Pascagempa Maluku Utara, Ribuan Warga Masih Mengungsi
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.