Imbas Bentrok Warga Malut & Polisi Papua Diserang, Polri Kirim Bantuan Personel

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Mabes Polri mengerahkan ratusan personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara untuk memperkuat pengamanan serta merespons situasi kamtibmas belakangan ini.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan langkah ini merupakan respons cepat atas dinamika di lapangan.

“Polri telah mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan untuk memperkuat pengamanan dan penanganan situasi di Papua Tengah dan Maluku Utara. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis serta penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan,” ujar Truno, Minggu (5/4).

Rincian Personel

Penguatan di Papua Tengah melibatkan total 148 personel gabungan yang dijadwalkan berangkat pada Minggu (5/4) pukul 01.00 WIB menuju Nabire menggunakan Batik Air.

Adapun rinciannya:

Sementara di Maluku Utara, sebanyak 12 personel Divpropam telah diberangkatkan pada Sabtu pagi menggunakan pesawat Beechcraft. Empat personel Itwasum lainnya masih menunggu jadwal keberangkatan.

Respons Konflik dan Penyerangan

Pengiriman pasukan dilakukan menyusul meningkatnya gangguan keamanan di dua wilayah tersebut.

Di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terjadi konflik antarwarga yang dipicu dugaan pembunuhan seorang warga di Desa Bobane Jaya.

Konflik meluas menjadi aksi saling serang antara warga Desa Bobane Jaya dan Desa Sibenpopo, yang mengakibatkan korban jiwa serta kerusakan berupa pembakaran rumah, fasilitas umum, hingga tempat ibadah.

Aparat gabungan TNI-Polri bersama pemerintah daerah telah meredam konflik, dan situasi dilaporkan mulai kondusif sejak Jumat (3/4) sore.

Sementara di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, terjadi penganiayaan terhadap anggota Polri, Bripda Juventus Edowai, oleh orang tak dikenal hingga korban meninggal dunia.

Imbauan Polri

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tidak terpengaruh isu hoaks maupun provokasi yang dapat memperkeruh keadaan,” tambahnya.

Saat ini, Polri masih melakukan penyelidikan terkait kasus di Halmahera Tengah dan Dogiyai, sembari memastikan situasi keamanan tetap terkendali.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bayern Muenchen bangkit lumat Freiburg 3-2
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Malaysia Mendesak DK PBB Bertindak Tegas Usai Serangan UNIFIL di Lebanon Lukai dan Tewaskan Personel
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Pemotor Tewas Usai Terlindas Truk di Pademangan
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Haru, Rekan Sejawat Beri Penghormatan Terakhir pada Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Pesan Paskah Paus Leo: Dunia Baru yang Damai dan Bersatu
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.