Baghdad: Fasilitas penyimpanan minyak milik Perusahaan Minyak Maysan di ladang minyak Buzurgan, Irak, menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak (drone) pada Sabtu malam.
Dikutip dari Anadolu Agency, Minggu, 5 April 2026, Kementerian Perminyakan Irak menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meski serangan menyebabkan kerusakan pada infrastruktur fasilitas.
Serangan dilaporkan dilakukan oleh drone tak dikenal yang menargetkan salah satu objek vital sektor energi nasional.
Seluruh pekerja di lokasi dilaporkan dalam kondisi aman, sementara pihak kementerian mengimbau peningkatan kewaspadaan pasca-insiden.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran pada akhir Februari.
Otoritas Iran melaporkan lebih dari 1.340 orang tewas sejak konflik berlangsung, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan wilayah yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat, termasuk Irak, Yordania, dan negara-negara Teluk.
Eskalasi konflik tersebut juga mulai berdampak pada stabilitas kawasan, termasuk gangguan terhadap infrastruktur vital, pasar global, dan jalur penerbangan internasional.
Pemerintah Irak menyatakan akan terus memperketat pengamanan di objek vital nasional untuk mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.
Baca juga: Kumpul di Baghdad, Ratusan Warga Irak Suarakan Dukungan untuk Iran dan Lebanon




