BRIN Sebut Fenomena Viral di Langit Lampung Sampah Antariksa Terkait Roket China

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Profesor Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menyebut benda langit misterius yang melintasi wilayah udara Lampung sebagaimana terlihat dalam video viral di media sosial pada Sabtu (4/4/2026) merupakan sampah antariksa.

"Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa," katanya dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Baca Juga
  • Laporan: Iran Hancurkan Pesawat C-130 Milik AS
  • Pagi Ini, Kopda Farizal Dikebumikan di TMP Giripeni dengan Upacara Militer
  • Gunung Semeru Semakin Aktif, Hari Ini Kembali Erupsi Disertai Awan Panas Sejauh 3,5 Km

Thomas menjelaskan sampah antariksa tersebut merupakan bekas roket China CZ-3B yang meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia. "Info terbaru dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan bahwa bekas roket China tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera," ujarnya.

Thomas menjelaskan objek tersebut sekitar pukul 19:56 WIB ketinggiannya turun hingga mencapai ketinggian di bawah 120 km, sehingga dapat disaksikan oleh warga.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," tutur Thomas Djamaluddin. 

Sebelumnya, viral sebuah video di media sosial yang menunjukkan terdapat benda bercahaya yang meluncur di atas langit yang disebut berada di wilayah Lampung.

Benda langit tersebut terlihat memanjang dan berpencar menjadi serpihan-serpihan beberapa kali.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringatan Dini BMKG 6 7 April 2026 di Wilayah Indonesia, Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Tabrakan Beruntun di Tol JORR Arah Kampung Rambutan, 4 Orang Luka
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Polda Jambi Uber MA, Buronan Kasus Sabu 58 Kg
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Besok Ada Pendaftaran KLG Transjakarta Lagi di CFD, Catat Waktu dan Lokasinya
• 19 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Presiden Sampaikan Duka atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.