Diskon Tiket Kapal Ludes, PELNI Angkut 467 Ribu Penumpang

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Program diskon tiket kapal laut 30 persen dari pemerintah habis terjual sebelum masa berakhir. PT PELNI mencatat jumlah penumpang bahkan melampaui target selama periode mudik Lebaran 2026.

Direktur Utama PELNI Tri Andayani mengatakan realisasi penumpang penerima diskon mencapai 467.662 orang atau 105 persen dari target awal. “Realisasi penumpang penerima diskon yaitu 467.662 pax, atau mencapai 105 persen dari proyeksi awal penumpang penerima diskon yaitu 445.534 pax,” kata Tri Andayani, Ahad (5/4/2026).

Baca Juga
  • Diskon Tiket Kapal Pelni Capai 467.662 Penumpang Selama Lebaran 2026
  • Pelni Tanjungpinang Cegah Calo Tiket Lewat Pembelian Online
  • PT Pelni Kupang Imbau Pemudik Hindari Calo Tiket Kapal

Program diskon yang dibuka sejak 11 Februari untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026 resmi ditutup pada 3 April setelah kuota habis. Tingginya minat masyarakat disebut dipicu oleh banyaknya penjualan tiket di rute jarak pendek.

Tri Andayani mengatakan program ini membantu masyarakat mengakses transportasi laut dengan biaya lebih terjangkau. “Alhamdulillah, program diskon transportasi 30 persen yang diberikan Pemerintah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat,” kata Tri Andayani.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Secara keseluruhan, penjualan tiket nasional selama periode tersebut mencapai 487.905 tiket atau 101,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 479.133 tiket.

Meski arus balik mulai menurun, PELNI memastikan layanan tetap berjalan optimal hingga penutupan Angkutan Lebaran pada 6 April 2026.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan yang telah mempercayakan program ini kepada PELNI,” kata Tri Andayani.

PELNI menegaskan tetap mengutamakan keselamatan dan pelayanan maksimal bagi penumpang yang masih melakukan perjalanan meski program diskon telah berakhir.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Demi Keamanan, Panglima Perintahkan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker
• 17 jam laludisway.id
thumb
Persita akui Persebaya lebih mampu manfaatkan peluang
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Serangan Iran Hantam Infrastruktur Energi di Kuwait, Bahrain hingga UEA
• 6 jam laludetik.com
thumb
Presiden Prabowo Kecam Keras Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Negara Janjikan Penghormatan Terbaik
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Update Harga Emas 5 April 2026: UBS, Antam, Galeri24 Stabil
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.