Miliarder Kanada Ungkap Hal Tak Terduga Soal PHK Massal Gegara AI

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia - Miliarder Kanada dan mantan investor Shark Tank, Kevin O'Leary, membawa perspektif berbeda tentang topik kecerdasan buatan yang menggantikan pekerjaan manusia. Menurut laporan Benzinga, dalam podcast The Iced Coffee Hour, O'Leary menekankan bahwa Al sebenarnya membuat kreativitas manusia lebih berharga dari sebelumnya.

O'Leary menjelaskan bahwa pekerjaan bergaji tinggi saat ini membutuhkan kreativitas.

Baca: Negara yang Paling Dibenci Trump Justru Cuan di Era AI, AS Kalah!

"Semua orang bilang kamu harus jadi insinyur, insinyur, insinyur. Sekarang kamu ingin menjadi seniman lagi," katanya dikutip dari Times of India, dikutip Minggu (5/4/2026).


O'Leary juga mencatat bahwa beberapa peran pekerjaan saat ini membutuhkan kemampuan bercerita kreatif di media sosial untuk membantu perusahaan mendapatkan pelanggan. la menambahkan bahwa meskipun dulu ia membayar para pembuat konten dengan gaji yang minim, namun meningkatnya akuisisi pelanggan membuat pekerjaan mereka menjadi lebih berharga.

"Dulu saya membayar mereka US$48.000 dolar setahun. Sekarang mereka menghasilkan US$250.000 karena Anda dapat mengukur kinerja mereka berdasarkan akuisisi pelanggan setiap minggu," katanya.

Menurut O'Leary, ia percaya bahwa anak muda yang mampu membuat konten pendek yang menarik di platform seperti TikTok, Instagram, dan Linkedln dapat menghasilkan hingga setengah juta dolar per tahun. la juga menekankan bahwa kemampuan untuk menulis cerita, mengedit video, dan mengubahnya menjadi iklan yang mendorong pertumbuhan pelanggan kini menjadi salah satu keterampilan yang paling dihargai di pasar.

Meskipun PHK di sektor teknologi memicu kecemasan, O'Leary percaya bahwa Al menciptakan industri baru alih-alih menghancurkan pekerjaan. Dia membandingkan perdebatan tersebut dengan kekhawatiran di masa lalu bahwa televisi akan membunuh radio, dan menegaskan bahwa Al justru akan menciptakan peluang di bidang-bidang yang belum terbayangkan.

"Al ternyata menjadi alat produktivitas yang sangat besar untuk peningkatan margin, peningkatan arus kas, dan produktivitas secara bersamaan. Bukan hanya di satu sektor, tetapi di semua 11 sektor ekonomi," pungkas O'Leary.


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Masif Adopsi AI & Cloud di Perusahaan, Waspada Risiko Keamanan Data

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenag Jadikan Momen Kebangkitan Kristus Pererat Persatuan di Papua
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Misa Paskah di Katedral Angkat Tema Pertobatan Ekologis, Begini Suasananya
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal dan Live Streaming UFC Vegas 115 Hari Ini: Ada Renato Moicano Hadapi Chris Duncan di Kelas Ringan
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
JK Sampaikan Rekomendasi Akademisi hingga Aktivis soal Kebijakan ke Prabowo
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Bantai Liverpool 4-0, Manchester City Segel Tiket Semifinal Piala FA
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.