KEPULAUAN SULA, iNews.id – Dua speedboat operasional perusahaan kayu di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara ludes terbakar hingga menimbulkan ledakan hebat.
Peristiwa tragi situ terjadi dermaga milik perusahaan kayu di Kecamatan Pulau Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Minggu (5/4/2026).
Akibat insiden ini, satu orang awak kapal mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Asap hitam pekat tampak mengepul tinggi dari area dermaga saat api mulai melahap bagian dalam salah satu speedboat. Material kapal yang terbuat dari bahan fiberglass membuat kobaran api merambat dengan sangat cepat ke seluruh badan kapal.
Nahas, satu unit speedboat lainnya yang sedang bersandar tepat di sampingnya ikut tersambar api. Dalam hitungan menit, kedua sarana transportasi laut tersebut hangus terbakar.
Saat kebakaran terjadi, terdapat tiga orang awak yang berada di lokasi. Dua di antaranya berhasil melompat dan menyelamatkan diri sesaat setelah api muncul. Namun, satu rekan mereka terjebak dan terkena sambaran api saat ledakan terjadi.
Baca Juga:Saksi Ngaku Sempat Marah dan Menangis saat Diperiksa Penyidik dalam Kasus ChromebookMeskipun berhasil selamat dari maut, korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya dan langsung dievakuasi oleh warga serta rekan kerja menuju Rumah Sakit Sanana untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, api diduga berasal dari ruang bagian bawah speedboat. Percikan tersebut kemudian menyambar tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memicu ledakan hingga api sulit dikendalikan.
Kapolsek Mangoli Barat, Ipda Muhammad Amri, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Saat ini polisi telah memintai sejumlah keterangan dari para saksi yang ada di lokasi kejadian. Fokus kami adalah memastikan penyebab pasti munculnya percikan api tersebut," ujar Ipda Muhammad Amri, Minggu (5/4/2026).
Kerugian materiil akibat hangusnya dua unit speedboat ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Area dermaga kini telah dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
#maluku




