Muntah merupakan salah satu gejala umum yang dialami ibu hamil, terutama di trimester awal kehamilan. Tapi, bagaimana jika ibu hamil muntah saat menjelang melahirkan? Apakah hal ini normal atau bisa jadi tanda bahaya?
Nah Moms, untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan dari dokter spesialis kandungan yang juga expert kumparanMOM, dr. Dinda Derdameisya, SpOG, di bawah ini!
Penyebab Ibu Hamil Muntah Sebelum MelahirkanDokter Dinda menjelaskan, kondisi mual dan muntah sebelum melahirkan memang sering kali terjadi, terutama pada ibu hamil yang memiliki rangsang nyeri rendah.
“Ini memang sering terjadi, terutama pada ibu hamil yang rangsang nyerinya itu rendah,” jelas dr. Dinda saat dihubungi kumparanMOM beberapa waktu lalu.
Menurutnya, ibu hamil yang mengalami mual dan muntah sebelum persalinan biasanya disebabkan oleh nyeri hebat yang dirasakan saat memasuki fase kontraksi teratur di mana rahimnya mulai mengeras.
“Paling sering kondisi mual dan muntah saat bersalin itu karena rasa nyeri yang dirasakan ibu hamil saat memasuki kontraksi yang teratur. Jadi, saat kontraksi teratur kan rahim mengeras, kemudian rasa sakit itu bisa memicu rasa cemas yang berpengaruh pada persarafan dari ususnya (sistem pencernaan) sehingga membuat ibu mual dan muntah,” ujar dr. Dinda.
Ya, rasa cemas yang dialami kebanyakan ibu hamil juga menjadi salah satu pemicu muntah-muntah sebelum melahirkan. Oleh karenanya, kondisi ini juga bisa dibilang normal jelang persalinan. Meski begitu, dr. Dinda menekankan, muntah sebelum persalinan tidak ada kaitannya dengan kondisi hormon ibu hamil, melainkan masalah pada saraf pencernaannya.
“Tapi sebenarnya kalau dari hormon itu tidak ada pengaruhnya, itu lebih dari persarafan pencernaannya. Jadi, ibu hamil itu enggak bisa bear the pain atau menahan rasa sakitnya (saat kontraksi), sampai akhirnya dia harus memuntahkan sesuatu,” tutup dokter yang praktik di Brawijaya Hospital Antasari ini.





