SURABAYA – Absennya Bruno Moreira dari starting XI Persebaya Surabaya saat menghadapi Persita Tangerang menimbulkan tanda tanya besar. Terutama di tengah kemenangan tipis 1-0 pada pekan ke-26 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (4/4) malam. Apakah karena gagal Perpanjang kontrak?
Dalam laga tersebut, kemenangan Bajol Ijo ditentukan oleh gol Francisco Rivera pada menit ke-62 yang sukses menjebol gawang Igor Rodriguez. Hasil ini sekaligus mengakhiri tren negatif Persebaya setelah gagal meraih poin maksimal dalam dua pertandingan sebelumnya.
Namun, sorotan utama justru tertuju pada absennya sejumlah pemain kunci. Selain Bruno Moreira, nama Ernando Ari juga tidak tampil, sementara Gali Freitas baru dimainkan pada menit-menit akhir pertandingan.
Pelatih Bernardo Tavares menjelaskan bahwa timnya harus melakukan banyak penyesuaian akibat kondisi fisik pemain yang belum sepenuhnya prima. Ia menegaskan bahwa beberapa pemain memang tidak bisa diturunkan karena masalah kebugaran.
“Bagi saya dan terutama bagi tim, ini sangat penting di momen sulit. Banyak pemain tidak bisa bermain karena masalah fisik, jadi kami harus melakukan perubahan posisi,” ujar Tavares.
Meski tampil dengan komposisi yang tidak ideal, Tavares tetap mengapresiasi mentalitas para pemainnya. Ia menilai anak asuhnya menunjukkan fokus tinggi sejak awal, bahkan sejak sesi pemanasan sebelum pertandingan dimulai.
“Saya melihat pemain lebih fokus bahkan saat sesi pemanasan. Jika persiapan dilakukan dengan baik, hal positif akan mengikuti di pertandingan,” tambahnya.
Di sisi lain, beredar kabar bahwa absennya Bruno Moreira bukan semata karena faktor fisik. Pemain asal Brasil itu disebut belum mencapai kesepakatan terkait perpanjangan kontrak dengan manajemen Persebaya. Diketahui, kontraknya akan berakhir pada 30 April 2026 dan hingga kini belum ada titik temu antara kedua belah pihak.




