tvOnenews.com - Momen mengharukan terjadi di kawasan pintu tol Subang ketika Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kecil.
Kali ini, bantuan yang diberikan tidak hanya menyentuh warga lokal, tetapi juga seorang sopir truk asal Jawa Tengah yang tengah berhenti di pinggir jalan.
Peristiwa itu bermula saat Dedi Mulyadi menghentikan mobilnya setelah melihat seorang kenek truk tunawicara bernama Toro.
Dengan penuh perhatian, ia turun dari kendaraannya untuk berinteraksi langsung dengan Toro.
Tak berhenti di situ, Dedi kemudian berkomunikasi dengan sopir truk yang mendampingi Toro.
- ANTARA/Fathnur Rohman
Sopir tersebut diketahui bernama Fery, berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah.
Dari perbincangan yang berlangsung hangat, terungkap bahwa truk yang digunakan masih dalam masa cicilan dan bahkan belum sempat dilakukan mutasi pelat nomor dari Lampung ke Jawa Tengah karena keterbatasan biaya.
Kisah Toro pun semakin menyentuh hati. Meski dalam keterbatasan sebagai penyandang tunawicara, ia tetap menyisihkan penghasilannya untuk membantu sang adik yang masih bersekolah.
Hal itu membuat Dedi Mulyadi tersentuh dan memutuskan untuk memberikan bantuan secara langsung.
Dengan bantuan Fery sebagai penerjemah, komunikasi antara Dedi dan Toro berjalan lancar.
Dalam suasana penuh kehangatan itu, Dedi memberikan sejumlah uang kepada Toro sebagai bentuk apresiasi atas kebaikannya.
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
"Ini buat adik kamu yang masih sekolah," kata Dedi Mulyadi.
Dengan arahan Fery, Toro langsung mencium tangan KDM untuk berterima kasih.
Tak hanya itu, perhatian Dedi juga diberikan kepada Fery.
Ia memberikan bantuan agar sopir tersebut bisa segera mengurus mutasi kendaraan truknya yang selama ini tertunda.
Momen tersebut sontak membuat Fery tak kuasa menahan haru.
Ia bahkan sempat mencium tangan Dedi Mulyadi sebagai bentuk rasa terima kasih yang mendalam.
“Beneran ini Pak? Saya nggak mimpi? Saya nggak berani terima,” ujar Fery dengan suara bergetar.



