Pasca Gempa Magnitudo 7,6 di Ternate, BMKG Rekam 960 Aktivitas Gempa Susulan

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Aktivitas seismik di wilayah Barat Daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara masih terus berlangsung pasca-gempa besar berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis (2/4) lalu. 

Hingga Minggu (5/4) siang, BMKG Stasiun Geofisika Manado melaporkan telah terjadi sebanyak 960 gempa susulan.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, mengungkapkan bahwa dari ratusan aktivitas tektonik tersebut, puluhan di antaranya dapat dirasakan oleh masyarakat.

"Hingga Minggu pukul 11.48 WIB, jumlah gempa bumi susulan yang dirasakan sebanyak 22 kali," ujar Muhammad Zulkifli di Manado.

Zulkifli menerangkan bahwa kemunculan gempa susulan dengan kekuatan yang beragam adalah hal yang lumrah terjadi setelah guncangan utama (mainshock) yang bersifat destruktif atau berkekuatan besar. 

Rentetan gempa ini merupakan mekanisme alami bumi untuk menyeimbangkan kembali posisi kerak bumi yang bergeser akibat pelepasan energi besar secara mendadak.

Berdasarkan analisis teknis, saat gempa utama terjadi, terjadi pergeseran pada bidang patahan yang mengubah distribusi tegangan di zona sumber gempa. Kondisi inilah yang memicu rangkaian pelepasan energi lanjutan.

"Gempa susulan umumnya memiliki magnitudo yang lebih kecil dibandingkan gempa utama dan dapat terjadi dalam jumlah yang cukup banyak pada fase awal, kemudian frekuensinya akan berangsur menurun seiring waktu," jelas Zulkifli.

Tren penurunan frekuensi ini menjadi indikasi positif bahwa sistem kerak bumi di wilayah tersebut mulai bergerak menuju kondisi stabil.

"Dengan demikian, kejadian gempa susulan yang terjadi saat ini merupakan proses alamiah yang menunjukkan bahwa kerak bumi sedang melakukan penyesuaian untuk mencapai kembali kondisi kestabilannya," tambahnya.

Sebagai informasi, gempa utama terjadi pada Kamis (2/4), pukul 05.48 WIB. Data terbaru BMKG mengonfirmasi gempa tersebut memiliki magnitudo M7,6 dengan pusat gempa (episenter) berada di laut pada koordinat 1,25° LU dan 126,27° BT. 

Lokasi tersebut berjarak sekitar 129 kilometer arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman pusat gempa mencapai 33 kilometer. (ant/dpi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
BNPB Fokus Distribusi Logistik ke Pulau Terpencil Usai Gempa Maluku Utara
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kejagung Amankan Kajari Karo Buntut Polemik Kasus Amsal Sitepu
• 16 jam laludetik.com
thumb
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi di TMP Cikutra Bandung
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Camilan Mirip Bakwan dari Berbagai Negara
• 12 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.