Rumah Doa Disegel, Camat Teluknaga Beri Tempat Ibadah Sementara untuk Jemaat POUK

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Camat Teluknaga, Kurnia mengatakan, pihaknya telah menyediakan tempat ibadah sementara bagi jemaat Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Desa Kampung Melayu Timur, Kabupaten Tangerang.

Fasilitas yang disiapkan sebagai solusi sementara usai rumah doa jemaat POUK disegel karena belum memiliki izin sebagai rumah ibadah.

"Pemerintah memfasilitasi tempat sementara untuk kegiatan ibadah di Aula kantor bersama, sambil menunggu proses pemenuhan persyaratan administrasi oleh jamaah POUK Thesalonika," ujar Kurnia saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (5/4/2026).

Baca juga: Kronologi Polemik Rumah Doa POUK Thesalonika di Tangerang yang Disegel

Penyediaan tempat tersebut merupakan bagian dari kesepakatan mediasi yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Namun, fasilitas yang telah disiapkan itu belum digunakan oleh jemaat. Hal itulah yang disebut-sebut menjadi penyebab warga kesal.

"Terdapat ketidaksesuaian terhadap kesepakatan tersebut, di mana aktivitas peribadatan masih dilakukan di lokasi awal," kata dia.

Pemerintah tidak pernah melarang kegiatan ibadah, tetapi Kurnia meminta agar pelaksanaannya mengikuti aturan yang berlaku.

Termasuk terkait perizinan rumah ibadah yang belum memenuhi syarat perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

"Pemerintah tidak melarang kegiatan ibadah umat beragama manapun. Pemerintah hanya memastikan bahwa seluruh aktivitas rumah ibadah berjalan sesuai aturan yang berlaku,” kata dia.

Meskipun begitu, pihak kecamatan akan terus membuka ruang dialog guna mencari solusi atas persoalan tersebut.

Baca juga: Puluhan Tahun Berpindah-pindah, Akhirnya Jemaat POUK Tesalonika Ibadah di Tempat Sendiri

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan tidak terprovokasi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kondusivitas dan mengedepankan musyawarah dalam penyelesaian persoalan,” kata dia.

Sebelumnya, rumah doa milik jemaat POUK didatangi warga usai ibadah Jumat Agung, Jumat (3/4/2026).

Mereka datang secara tiba-tiba, usai waktu Shalat Jumat selesai, tepatnya pukul 12.30 WIB.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saat semuanya tiba, mereka kemudian berkumpul di sekitar bangunan rumah doa yang dijaga ketat oleh petugas gabungan dari polisi, TNI, dan Satpol PP.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JK Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi Hari Ini
• 10 jam lalukompas.com
thumb
BMKG Catat 1.108 Gempa Susulan Usai Gempa M7,6 di Bitung Sulut
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Rampcheck Kemenhub Temukan Lebih dari Separuh Perjalanan Bus Langgar Aturan
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Uskup Kupang Ajak Umat Sebarkan Damai di Paskah, Tekankan Transformasi Iman di Tengah Konflik Global
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Nasib Emil Audero Terancam jika Cremonese Terdegradasi, sang Kiper Timnas Indonesia Kirim Pesan Begini
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.