TANGERANG, KOMPAS.com - Camat Teluknaga, Kurnia mengatakan, pihaknya telah menyediakan tempat ibadah sementara bagi jemaat Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Desa Kampung Melayu Timur, Kabupaten Tangerang.
Fasilitas yang disiapkan sebagai solusi sementara usai rumah doa jemaat POUK disegel karena belum memiliki izin sebagai rumah ibadah.
"Pemerintah memfasilitasi tempat sementara untuk kegiatan ibadah di Aula kantor bersama, sambil menunggu proses pemenuhan persyaratan administrasi oleh jamaah POUK Thesalonika," ujar Kurnia saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (5/4/2026).
Baca juga: Kronologi Polemik Rumah Doa POUK Thesalonika di Tangerang yang Disegel
Penyediaan tempat tersebut merupakan bagian dari kesepakatan mediasi yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Namun, fasilitas yang telah disiapkan itu belum digunakan oleh jemaat. Hal itulah yang disebut-sebut menjadi penyebab warga kesal.
"Terdapat ketidaksesuaian terhadap kesepakatan tersebut, di mana aktivitas peribadatan masih dilakukan di lokasi awal," kata dia.
Pemerintah tidak pernah melarang kegiatan ibadah, tetapi Kurnia meminta agar pelaksanaannya mengikuti aturan yang berlaku.
Termasuk terkait perizinan rumah ibadah yang belum memenuhi syarat perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
"Pemerintah tidak melarang kegiatan ibadah umat beragama manapun. Pemerintah hanya memastikan bahwa seluruh aktivitas rumah ibadah berjalan sesuai aturan yang berlaku,” kata dia.
Meskipun begitu, pihak kecamatan akan terus membuka ruang dialog guna mencari solusi atas persoalan tersebut.
Baca juga: Puluhan Tahun Berpindah-pindah, Akhirnya Jemaat POUK Tesalonika Ibadah di Tempat Sendiri
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan tidak terprovokasi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kondusivitas dan mengedepankan musyawarah dalam penyelesaian persoalan,” kata dia.
Sebelumnya, rumah doa milik jemaat POUK didatangi warga usai ibadah Jumat Agung, Jumat (3/4/2026).
Mereka datang secara tiba-tiba, usai waktu Shalat Jumat selesai, tepatnya pukul 12.30 WIB.