Pemilik nama lengkap Oscar dos Santos Emboaba Junior itu ternyata mengalami vasovagal syncope, yaitu pingsan umum akibat reaksi saraf berlebih terhadap pemicu (stres, berdiri lama, darah) yang menurunkan detak jantung dan tekanan darah secara tiba-tiba, menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak.
"Saya ingin melakukan lebih banyak untuk Sao Paulo, saya ingin bermain lebih lama. Saya rasa saya masih punya kemampuan dan usia untuk terus bermain, tapi sayangnya ini terjadi," kata Oscar di akun Instagram resminya seperti dilansir Antara.
"Sekarang, saya akan pensiun dan terus mendukung Sao Paulo, melanjutkan hidup sebagai seorang penggemar. Saya mengakhiri karier di Sao Paulo, sebuah karier yang telah membawa saya ke banyak tempat, hampir ke seluruh dunia," tambahnya.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan yang terus diberikan, terutama para penggemar Sao Paulo yang telah mendukung saya sejak saya kembali dan di masa sulit yang sedang saya jalani," lanjut Oscar.
Imbas gantung sepatu, Oscar yang pernah tampil 48 kali bersama timnas Brasil harus membatalkan kontraknya dengan Sao Paulo yang masih tersisa dua tahun.
Perjalanan Karier Penuh Prestasi
Nama Oscar mulai dikenal luas saat bergabung dengan Chelsea pada 2012. Bersama klub London tersebut, ia langsung mencuri perhatian dan membantu tim meraih gelar Liga Europa pada musim debutnya.
Tak berhenti di situ, Oscar juga menjadi bagian penting saat Chelsea menjuarai Premier League dan Piala Liga Inggris pada musim 2014/2015.
Setelah meninggalkan Eropa, Oscar melanjutkan karier di Tiongkok bersama Shanghai Port FC dan sukses meraih tiga gelar Liga Super China selama tujuh musim.
Pada Desember 2024, Oscar memilih kembali ke Brasil untuk membela klub masa kecilnya, Sao Paulo. Namun, perjalanan itu harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan akibat kondisi kesehatannya.
Kini, keputusan pensiun tersebut menjadi penutup perjalanan panjang Oscar di dunia sepak bola profesional, sekaligus meninggalkan kisah karier yang penuh warna di berbagai belahan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





