Penulis: Agus Alfian
TVRINews, Sekayam
Komandan Korem 121/Alambana Wanawai, Brigjen TNI Purnomosidi, menghadiri prosesi peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berlokasi di Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, pada Senin, 6 April 2026 hari ini.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program strategis Kodam XII/Tanjungpura yang bertujuan mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antar desa, dusun, hingga kecamatan di wilayah perbatasan RI–Malaysia.
“pembangunan jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” kata Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi
Purnomosidi menyampaikan bahwa pembangunan ini menjadi bukti nyata kehadiran prajurit dalam menjaga ketahanan nasional, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Ia menambahkan, proyek tersebut dilaksanakan secara serentak di wilayah Kodam XII/Tanjungpura sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan nasional.
Menurutnya, keberadaan jembatan gantung ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses yang selama ini masih terbatas.
“Kami berharap dengan hadirnya jembatan ini, mobilitas masyarakat semakin lancar. Jika akses terbuka, maka akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta merawat infrastruktur yang telah dibangun dengan semangat gotong royong.
“Pembangunan ini kita kerjakan bersama. Setelah selesai, mari kita jaga dan rawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews





