Istigasah Ciamis, Ulama Dorong Penegak Hukum Lebih Berani soal KM 50

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pimpinan Ponpes Dzikrul Huda Kabupaten Ciamis yang juga Sekretaris Umum Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA), KH Muhammad Nurdin menyoroti penegakan hukum di Indonesia, khususnya terkait kasus tragedi KM 50 yang dinilai masih menyisakan banyak tanda tanya.

Hal itu diungkapkan Nurdin saat kegiatan Istigasah Kubro dan doa bersama untuk keselamatan umat, bangsa, dan negara digelar di Masjid Jami Umar Bin Khattab, Sindangbarang, Kabupaten Ciamis. 

BACA JUGA: Ajakan Istigasah Dasco Direspons Gus Miftah dengan Doa Untuk Negeri

Acara ini dihadiri ulama dan masyarakat yang memanjatkan doa bagi keselamatan Indonesia, Minggu (5/4). 

“Kasus KM 50 masih menyisakan pertanyaan di mata masyarakat. Banyak kejanggalan, ketidakjujuran, dan kedzaliman. Informasi yang kami terima pun tidak utuh,” ujar dia.

BACA JUGA: PUI Desak DPR Bentuk Pansus untuk Usut Kasus Kanjuruhan dan KM 50

KH Nurdin pun meminta aparat penegak hukum untuk berani menegakkan keadilan secara jujur dan transparan.

“Kami berharap kepada para penegak hukum agar jangan gentar untuk menegakkan hukum seadil-adilnya, sejujur-jujurnya, dan sebenar-benarnya,” katanya.

Menurutnya, masyarakat kecil hanya bisa berharap kepada para pemegang kekuasaan agar benar-benar menghadirkan supremasi hukum yang terang dan dapat dipercaya.

“Kami hanya berharap kepada para pengambil kebijakan agar menegakkan supremasi hukum secara terang benderang, dengan menjunjung kejujuran, kebenaran, dan keadilan,” ujar Nurdin.

Dia menyebut ikhtiar lahir harus dibarengi dengan ikhtiar batin melalui doa.

“Usaha dan doa bersama ini adalah ikhtiar batin. Jangan hanya sekadar ikhtiar dhohir, karena doa meskipun tidak kelihatan, sangat dirasakan. Bahkan Rasulullah menyebut doa sebagai senjata orang-orang beriman,” kata KH Nurdin.

Dia berharap doa bersama yang dipanjatkan mampu membawa keselamatan bagi umat, bangsa, dan negara.

“Semoga doa-doa ini diijabah Allah untuk keselamatan umat, bangsa, dan negeri kita tercinta,” ujarnya.


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 6 April 2026: Turun Brutal Rp141 Ribu
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menkeu: Penerimaan Pajak Triwulan I 2026 Tembus Rp 394,8 Triliun, Tumbuh 20,7 Persen
• 50 menit lalutvrinews.com
thumb
Maarten Paes Ketiban Apes, Ajax Amsterdam Tumbang di Kandang, Steven Berghuis Ngamuk Semprot Skuad: Berantakan!
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Dekan FK UMI Targetkan Akreditasi Internasional dan Pembukaan Program Spesialis Baru di Periode Kedua
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Pelatih Persib Bojan Hodak Beri Lampu Hijau Jika Malaysia Ingin Panggil Anaknya Bela Harimau Malaya
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.