Dua perempuan di Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi korban penjambretan di siang bolong. Salah seorang korban bahkan terluka akibat dibacok oleh pelaku.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang perempuan yang mengendarai motor tiba-tiba dipepet oleh dua orang laki-laki di depan sebuah rumah. Kedua pelaku mencoba merampas barang milik perempuan tersebut.
Kejadian itu dilihat oleh seorang perempuan pemilik rumah. Perempuan itu lalu keluar dan melawan dua jambret tersebut, namun justru diserang dengan senjata tajam.
Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy, mengatakan insiden itu terjadi saat kedua korban hendak berangkat ke gereja pada Minggu (5/4) kemarin. Korban yakni pemilik rumah berinisial YH (30) dan ACH (31), temannya.
“Minggu sekitar pukul 06.45 WIB, saudari ACH (31) menjemput rekannya, YH (30), ke rumah untuk berangkat ke gereja bersama,” ujar Andy, Senin (6/4).
Namun, saat tiba di depan rumah YH, ACH justru dipepet oleh dua pria yang menggunakan sepeda motor. Keduanya memaksa ACH untuk menyerahkan dompet dan ponsel, dan permintaan itu dituruti korban.
“Kemudian korban YH menghampiri saudari ACH untuk membantu melawan. Namun YH tergores senjata yang dibawa pelaku di bagian pelipis hingga pipi. Setelah itu pelaku melarikan diri,” jelas dia.
Dalam peristiwa ini, korban YH yang mengalami luka sayat di bagian pelipis hingga pipi kemudian dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kerugiannya luka sayat di bagian pelipis dan pipi, kemudian uang tunai sebesar Rp 100 ribu,” sebut Andy.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mendampingi korban.
“Keluarga korban sudah membuat laporan polisi tadi malam. Polsek Semarang Timur dibackup Jatanras Satreskrim Polrestabes Semarang sedang melakukan penyelidikan secara intensif,” kata Andy.





