KOMPAS.TV - Iran merilis rekaman sejumlah drone mereka yang diluncurkan untuk menargetkan menargetkan pabrik petrokimia entitas Israel di dekat Dimona, serta pusat komando Angkatan Darat Amerika Serikat di Bubiyan, Kuwait.
Sejauh ini, otoritas Israel belum menanggapi klaim serangan terhadap fasilitas petrokimia di dekat Dimona.
Kuwait dan Amerika Serikat pun, belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai dugaan serangan terhadap pangkalan AS di Bubiyan.
Namun, Garda Nasional Kuwait mengatakan telah menembak jatuh dua drone dan sebuah pesawat tak berawak selama 24 jam terakhir di area yang diamankan oleh pasukan mereka yang bertugas.
Hingga kini, tanggal dan lokasi rekaman yang dirilis oleh Angkatan Darat Iran ini, tidak dapat diverifikasi secara independen.
Presiden AS Donald Trump, baru-baru ini mengeluarkan ultimatum 48 jam, yang berakhir pada 6 April menuntut agar Iran membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi serangan terhadap lokasi entitas energi mereka.
Baca Juga: Trump Klaim Iran Terdesak dan Ingin Damai, Menlu Iran Bantah Keras
#iran #amerika #trump
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- iran
- drone iran
- israel
- petrokomia
- kuwait
- perang as israel iran





