Harga Plastik-Kedelai Naik, Pramono Pastikan Inflasi Jakarta Terjaga Baik

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan inflasi di ibu kota saat ini masih terjaga dengan baik.

Harga Plastik-Kedelai Naik, Pramono Pastikan Inflasi Jakarta Terjaga Baik. (Foto Danandaya/IMG)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan inflasi di ibu kota saat ini masih terjaga dengan baik. Meskipun, harga plastik dan kedelai di pasaran mulai mengalami kenaikan imbas dampak situasi geopolitik di Timur Tengah (Timteng).

"Kemudian mengenai beberapa apa ada kenaikan, tapi di Jakarta sampai dengan hari ini kami memantau harian, inflasinya masih terjaga dengan baik," kata Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Baca Juga:
Pramono Siap Terapkan WFH untuk ASN Jakarta, Akan Pilih Hari Selain Rabu

Dia meminta masyarakat tidak melakukan panic buying terkait kabar kenaikan sejumlah barang. Sebab, ketersediaan stok kebutuhan utama di ibu kota masih dalam kondisi aman.

"Sehingga dengan demikian enggak perlu panic buying karena semua kebutuhan utama itu stoknya lebih dari cukup," kata dia. 

Baca Juga:
Pemda Diminta Pangkas Perjalanan Dinas, Pramono Perketat Izin Anak Buahnya

Sekadar informasi, harga plastik di pasaran mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga plastik disebabkan harga bahan baku plastik, yaitu nafta, senyawa hidrokarbon hasil turunan minyak bumi, naik hampir 45 persen dalam satu bulan terakhir. Kenaikan harga ini disebabkan konflik Timur Tengah imbas perang Amerika Serikat-Israel vs Iran.

Baca Juga:
Dukung Pembangunan PLTSa di Bantargebang, Pramono Siap Sediakan Lahan

Di dunia industri, gabungan pengusaha makanan dan minuman melaporkan harga plastik kemasan sudah naik hingga 50 persen. Di sisi lain, perusahaan yang bergerak dalam rantai industri petrokimia dan plastik mengatakan sedang dalam mode bertahan.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan pemerintah tengah mencari sumber alternatif untuk bahan baku plastik mengantisipasi gangguan impor dari negara-negara di Timur Tengah. Mendag menyampaikan kondisi Timur Tengah mengakibatkan adanya dampak terkait aktivitas impor nafta yang digunakan untuk memproduksi plastik.

"Nafta itu kita impor dari Timur Tengah. Jadi kita terdampak dari bahan baku, yang kita impor dari Timur Tengah. Apa yang kemudian kita lakukan? Kita sekarang mencari alternatif pengganti, atau alternatif dari negara lain," kata Budi di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu 1 April 2026.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soal Sanksi Kajari Karo dan Jajarannya, Komisi III DPR: Kami Serahkan ke Kejagung
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
IHSG Dibuka Melemah 0,66 Persen, Analis Prediksi Masih Tertekan
• 13 jam laludisway.id
thumb
KI DKI sebut tren keterbukaan informasi mulai jadi budaya
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Klasemen Super League pekan 28: Bali United naik ke peringkat 10
• 54 menit laluantaranews.com
thumb
Indonesia Diperkuat Kombinasi Pemain Senior dan Muda pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026
• 1 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.