Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Layani 191.722 Penumpang di Malang Raya

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MALANG — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi 8 Surabaya melayani 191.722 penumpang mudik dan arus balik di wilayah Malang Raya selama masa Angkutan Lebaran 2026 pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan jumlah tersebut terdiri atas 94.787 penumpang berangkat dan 96.935 penumpang datang di seluruh stasiun wilayah Malang Raya. Angka itu meningkat 2% dibandingkan dengan periode Angkutan Lebaran tahun lalu yang mencapai 187.933 penumpang.

“Tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api menjadi bukti kepercayaan publik terhadap layanan yang semakin aman, nyaman, dan tepat waktu,” katanya, dikutip Senin (6/4/2026).

Mahendro menjelaskan, puncak arus mudik tercatat pada 14 Maret 2026 dengan total layanan sebanyak 9.654 penumpang, terdiri atas 6.055 penumpang naik dan 3.599 penumpang turun. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026 dengan total layanan mencapai 10.304 penumpang, terdiri atas 4.097 penumpang naik dan 6.207 penumpang turun.

Di wilayah Malang Raya, terdapat lima stasiun utama yang melayani mobilitas masyarakat, yakni Stasiun Malang, Stasiun Malang Kotalama, Stasiun Lawang, Stasiun Kepanjen, dan Stasiun Sumberpucung.

Kelima stasiun tersebut berperan dalam mendukung konektivitas wilayah, khususnya untuk perjalanan menuju sejumlah kota seperti Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Banyuwangi, dan Jakarta.

Baca Juga

  • Okupansi Kereta Api Tembus Lebih dari 120% pada Arus Balik Lebaran 2026
  • Angkutan Lebaran 2026, 895 Wisatawan Asing Gunakan Kereta Api di Malang Raya
  • Pemprov NTB Kembali Buka Keran Investasi di Bandar Kayangan dan Kereta Gantung Rinjani

Menurut Mahendro, pertumbuhan jumlah pelanggan selama angkutan Lebaran juga didorong oleh karakteristik Malang Raya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya juga mengoptimalkan layanan kepada pelanggan melalui peningkatan fasilitas di stasiun maupun di atas kereta. Upaya itu mencakup kebersihan area stasiun dan kereta, kesiapan sarana, kemudahan akses informasi, hingga penguatan layanan digital untuk pemesanan tiket dan informasi perjalanan.

Selain itu, petugas pelayanan disiagakan untuk membantu pelanggan, termasuk lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

KAI Daop 8 Surabaya juga memastikan keandalan operasional perjalanan kereta api melalui pemeriksaan tambahan terhadap prasarana seperti rel, jembatan, dan sistem persinyalan. Langkah itu dilakukan untuk menjamin keselamatan perjalanan selama masa angkutan Lebaran.

Mahendro menilai kelancaran penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan relawan yang membantu pengamanan serta pelayanan di stasiun maupun di atas kereta.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudik dan baliknya menggunakan kereta api, serta kepada seluruh petugas, TNI, Polri, dan relawan yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik. Alhamdulillah, seluruh perjalanan kereta api selama Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujarnya.

Dengan berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menghadirkan inovasi untuk memperbaiki pengalaman perjalanan pelanggan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Berburu Ikan Sapu-sapu di Sungai Ciliwung: Bercampur Sampah Hingga Limbah
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Ulang Tahun ke-2, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Berikan Ucapan Penuh Haru untuk Lily
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Israel Kumat Lagi! Lempar Rudal ke Negara Ini, Rumah Sakit Hancur
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga Avtur Naik, Kemenhaj Diminta Antisipasi Lonjakan Biaya Haji
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.