Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman di Purwakarta Dimakamkan, Keluarga Minta Keadilan

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman di Purwakarta Dimakamkan, Keluarga Minta KeadilanNasional | inews | Senin, 6 April 2026 - 15:32

PURWAKARTA, iNews.id - Dadang (58) pemilik hajatan yang tewas dianiaya preman dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Cijelar, Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (5/4/2026) sore. Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman yang dihadiri keluarga dan kerabat.

Isak tangis pecah saat jenazah diturunkan ke liang lahat. Bahkan, salah satu anggota keluarga nyaris pingsan karena tidak kuasa menahan kesedihan.

Dadang diketahui menjadi korban penganiayaan tragis saat pesta pernikahan anaknya di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Sabtu (4/4/2026). Momen bahagia itu berubah menjadi petaka.

Peristiwa bermula saat sekelompok pria datang ke lokasi hajatan dan meminta uang kepada tuan rumah. Namun, penolakan dari korban memicu emosi pelaku.

Keributan pun tak terhindarkan hingga berujung pengeroyokan brutal. Korban mengalami luka serius dan akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga:Buntut Bentrok Suporter Persijap vs Persis Solo, Belasan Orang Diamankan

Sepupu korban, Asep Rabani, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang membantu proses pemakaman. Dia juga berharap proses hukum berjalan dengan baik.

"Kami serahkan semuanya kepada pihak berwenang. Harapan kami tentu pelakunya bisa segera tertangkap dan kasus ini ditangani dengan baik," ujarnya dikutip dari iNews Purwakarta, Senin (6/4/2026).

Meski diliputi duka, keluarga mengaku ikhlas menerima kejadian tersebut. Namun, mereka berharap peristiwa serupa tidak terulang kembali.

"Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Ini adalah takdir Allah, meski melalui perantara (kejadian) seperti ini," katanya.

Kapolsek Campaka AKP Firman yang turut hadir juga menyampaikan belasungkawa. Dia memastikan polisi tengah bekerja untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kami berharap pelaku bisa segera diungkap dan ditangkap oleh Satreskrim Polres Purwakarta. Untuk hasil autopsi, saat ini kami masih menunggu keterangan resmi," ucapnya.

Saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan. Polisi juga menunggu hasil autopsi untuk memperkuat bukti dalam kasus ini. Pemilik hajatan tewas di Purwakarta ini menjadi perhatian publik. Keluarga berharap keadilan ditegakkan dan pelaku segera ditangkap.

#jabar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkeu Pastikan Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Targetkan 20 Ribu Pengunjung
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Rapat Paripurna Mendadak Diskors, Dokumen Eksekutif Terlambat, Fraksi Mengaku Kecewa
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Polisi: Pelaku Pelecehan di Taksi Online Positif Sabu
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Brebes
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.