BARITO UTARA, iNews.id - Operasi pencarian dua korban yang terjatuh dari kapal di Sungai Barito, Kalimantan Tengah memasuki hari kedua pada Senin (6/4/2026). Tim SAR gabungan berhasil menemukan keduanya dalam kondisi tewas.
Insiden terjadi pada Sabtu (4/4/2026) pukul 21.00 WIB saat Kapal Mitra Jaya V hendak bersandar di pelabuhan PT MPG, Dermaga Ujung, untuk mengisi minyak kelapa sawit mentah (CPO).
Saat proses sandar, diduga terjadi benturan yang menyebabkan personel Polri, Bripda Vikma Setiawan terjatuh ke sungai. Korban merupakan warga Desa Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya.
Melihat kejadian itu, seorang anak buah kapal (ABK), Aleksandro Brianonggasa (25), warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), berusaha menolong. Namun keduanya justru tenggelam.
Tim SAR kemudian melakukan pencarian intensif. Korban pertama, Vikma Setiawan, ditemukan pada pukul 08.31 WIB dalam kondisi mengapung sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian. Jenazah korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga.
Baca Juga:Perang AS-Israel vs Iran Diprediksi Berlangsung Lama, Prabowo Bisa Maksimalkan BoPSelanjutnya, pada pukul 09.42 WIB, korban kedua Aleksandro Brianonggasa ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal kejadian.
Koordinator lapangan Basarnas, Indra Saputra, membenarkan kedua korban ditemukan meninggal dunia. “Satu korban telah diserahkan kepada pihak keluarga, sementara satu korban lainnya dibawa ke RSUD Muara Teweh,” ujar Indra dikutip dari iNews Barito.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, turut memantau langsung jalannya operasi SAR. Dia mengapresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.
“Dengan demikian, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” ucapnya.
#kalteng




