CEO Great Wall Motor (GWM) Indonesia, Bagus Susanto memaparkan kinerja penjualan perusahaan awal 2026 ini. Meski bersaing dengan merek China lainnya, pabrikan mengeklaim tetap mampu kompetitif lewat strategi multi-pathway.
"Kami telah menunjukkan kesuksesan melalui filosofi multi-pathway yang mungkin rekan-rekan sering dengar yaitu all scenario dan all powertrain untuk all users. Di mana awal tahun 2026 ini kami telah mencatatkan pertumbuhan penjualan cukup baik," buka Bagus di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Bagus menambahkan, performa distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) naik sekitar 164 persen selama Januari hingga Februari kemarin. Sedangkan retail atau pengiriman yang dilakukan dari diler ke konsumen langsung alami kenaikan 269 persen.
"Pertumbuhan penjualan maupun ekspansi jaringan outlet GWM tersebut tentunya membuktikan bahwasannya layanan maupun produk-produk yang kami tampilkan di Indonesia mendapatkan respons yang positif dari masyarakat konsumen di Tanah Air," terangnya.
Lebih lanjut GWM belum lama ini meresmikan jaringan diler mereka yang ke-17 di kawasan Kelapa Gading. Melengkapi cabang lainnya yang sudah tersedia di kota hingga provinsi seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Pekanbaru, Medan, dan Batam.
Lewat variasi pilihan teknologi, GWM memiliki jenis battery electric vehicle (BEV) hingga hybrid electric vehicle (HEV). Pabrikan bahkan masih menjajakan jenis internal combustion engine (ICE) lewat mesin diesel.
Menilik data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), GWM hingga saat ini mengumpulkan penjualan 594 unit. Seri Tank masih jadi model yang paling digemari, berikut detailnya.
Wholesales Januari-Februari 2026 (594 unit)GWM Tank 300 (HEV 9 unit) 288 unit
GWM Tank 500 (HEV 11 unit) 163 unit
GWM ORA 03 BEV 94 unit
GWM Haval H6 HEV 30 unit
GWM Haval Jolion HEV 19 unit.
GWM Tank 300 (HEV 241 unit) 833 unit
GWM ORA 03 BEV 383 unit
GWM Haval Jolion HEV 180 unit
GWM Tank 500 HEV 178 unit
GWM Haval H6 HEV 34 unit
GWM ORA 07 BEV 20 unit.





