Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University, Utami Dyah Syafitri, menjelaskan seleksi SNBT murni berdasarkan skor Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Tidak ada batasan nilai minimal yang kaku, karena kelulusan sangat bergantung pada keketatan program studi (prodi) dan kuota yang tersedia.
“Seleksi SNBT itu benar-benar murni skor. Selama masuk ke dalam cut-off skornya, itu akan diterima. Pembatasan utamanya adalah kuota, maka penting bagi calon mahasiswa untuk melihat daya tampung di tiap prodi melalui laman resmi admisi.ipb.ac.id,” ujar Utami.
Tahun ini, IPB University menawarkan 61 pilihan prodi, rinciannya 44 prodi sarjana (S1) dan 17 prodi sarjana terapan (D4). Terdapat beberapa prodi Sarjana yang relatif baru yang bisa menjadi pilihan di SNBT, seperti Smart Agriculture, Bioinformatika, Sains Biomedis, Kecerdasan Buatan, Teknik Mesin, dan Teknik Kimia.
Baca Juga :
IPB Buka 61 Program Studi di UTBK-SNBT 2026, Cek Daftar LengkapnyaUtami juga mengingatkan kebijakan baru terkait pemilihan prodi lintas strata. Peserta dapat memilih hingga empat pilihan prodi dengan syarat menyertakan program sarjana terapan atau diploma.
“Sekarang persepsi tentang sarjana terapan harus kita ubah. Sarjana terapan (D4) itu setara dengan sarjana (S1). Jangan ragu mengambil D4 karena lulusan D4 IPB University sudah banyak diterima di dunia kerja hingga luar negeri,” ujar dia.
Pelaksanaan UTBK di IPB University akan dilaksanakan pada 21 hingga 30 April 2026 di dua lokasi utama, yaitu Kampus Dramaga dan Kampus Sekolah Vokasi di Cilibende, Bogor. Utami mengingatkan peserta untuk mencetak kartu peserta dan melakukan survei lokasi pada 15–17 April 2026 guna menghindari kesalahan lokasi ujian.
“Bagi yang belum beruntung di jalur SNBP, selamat berjuang di SNBT. Persiapan matang dan doa orang tua adalah kunci. Kami tunggu kalian di IPB University,” pesan Utami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)





