PURWAKARTA, KOMPAS.TV - Seorang ayah mempelai wanita tewas setelah dikeroyok sekelompok preman saat pesta pernikahan di Purwakarta, Jawa Barat. Keluarga korban meminta agar pelaku segera ditangkap.
Pesta pernikahan yang berlangsung di Purwakarta tersebut berujung duka. Korban bernama Dadang, orang tua mempelai wanita, meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan di acara pernikahan anaknya.
Tangis keluarga pun pecah saat peristiwa tragis tersebut terjadi.
Kasus kekerasan yang berujung korban tewas ini bermula ketika sekelompok preman meminta uang sebesar Rp100 ribu, yang kemudian diberikan oleh pihak keluarga. Namun, tidak lama berselang, kelompok pelaku kembali datang dan meminta uang dengan nominal lebih besar, yakni Rp500 ribu.
Permintaan tersebut ditolak, sehingga memicu aksi pengeroyokan yang berujung pada tewasnya orang tua mempelai perempuan.
Pihak kepolisian saat ini masih memburu para pelaku yang identitasnya telah diketahui. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari pihak keluarga serta warga sekitar juga terus dilakukan untuk mengusut kasus ini.
Untuk mengungkap kasus pengeroyokan yang berujung kematian tersebut, polisi telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Usai diautopsi, korban dimakamkan di kampung halamannya di Depok.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga: Kejagung Periksa Kajari Karo, Cari Fakta Baru Kasus Amsal Sitepu dan Dugaan Intimidasi
#pernikahan #hajatan #pengeroyokan #kekerasan #pungli
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- hajatan
- ayah pengantin tewas
- pernikahan
- purwakarta
- preman palak uang
- pengeroyokan





