Debut Bruno Paraiba di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) mewarnai kemenangan Persebaya Surabaya atas Persita Tangerang dengan skor 1-0, Sabtu (4/4/2026) malam.
Meski kemenangan ditentukan oleh gol tunggal Francisco Rivera, kehadiran Bruno Paraiba di hadapan ribuan Bonek dan Bonita menghadirkan nuansa emosional tersendiri.
Penyerang asal Brasil itu akhirnya merasakan atmosfer megah stadion kebanggaan Surabaya untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan Bajol Ijo.
“Debut di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi momen yang sangat spesial bagi saya. Atmosfernya luar biasa,” ujar Bruno Paraiba dalam laman resmi klub, Senin (6/4/2026).
Paraiba masuk pada menit ke-69 menggantikan Mihailo Perovic. Dalam waktu sekitar 21 menit, ia langsung menunjukkan pergerakan aktif dengan mencatat satu tembakan, satu dribel sukses, serta tiga umpan yang membantu aliran serangan tim.
Beberapa aksinya bahkan sempat memancing riuh suporter di tribun. Meski belum mencetak gol, performa singkatnya memberikan sinyal positif bagi lini depan Persebaya.
“Saya sangat bersyukur bisa merasakan momen ini. Tetapi saya juga sadar masih bisa memberikan lebih banyak lagi untuk tim,” katanya.
Sejak didatangkan pada paruh musim, mantan pemain Cheonan City itu sempat mencetak satu gol. Namun cedera membuat kontribusinya belum maksimal hingga akhirnya kembali mendapatkan menit bermain dalam laga ini.
Kembalinya Paraiba ke lapangan sekaligus menjadi momentum penting, terlebih setelah merasakan langsung dukungan fanatik Bonek dan Bonita yang memenuhi stadion.
“Dukungan Bonek dan Bonita benar-benar luar biasa. Energi yang mereka berikan sangat besar bagi kami. Karena itu, kami juga harus membalasnya dengan energi yang sama di atas lapangan,” jelas pemain berusia 31 tahun tersebut.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persebaya sebelum menghadapi laga berikutnya. Tantangan besar sudah menanti dalam duel klasik melawan Persija Jakarta pada Sabtu (11/4/2026). (saf/ipg)




